Hasto: PDIP Mau Dituduh Apapun, Kami Kebal

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, usai menghadiri peluncuran kitab Mahfud MD di Gedung University Club (UC UGM), Kamis (25/6). Arfiansyah Panji/kumparan

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, angkat bicara soal beragam tuduhan nan ditujukan pada partainya. Termasuk tuduhan mendalangi demo mahasiswa nan sedang marak.

"Ketika PDI Perjuangan mau dituduh dengan beragam tuduhan apapun, selama kami setia pada jalan kerakyatan, setia pada jalan ideologi Pancasila pada watak pembebasan bagi rakyat-rakyat tertindas, bagi rakyat-rakyat miskin, ya kami bakal kebal terhadap beragam tuduhan-tuduhan tersebut," kata Hasto usai menghadiri peluncuran kitab Mahfud MD di Gedung University Club (UC UGM), Kamis (25/6).

Hasto menjelaskan pentingnya kesetiaan pada jalan politik kerakyatan, meskipun itu membawa risiko-risiko politik.

"Dituduh menjadi dalang demo dan sebagainya. Buat kami nan krusial seluruh jejeran PDI Perjuangan dengan beragam tuduhan itu semakin setia pada jalan kerakyatan, semakin setia pada jalan pembebasan sebagai watak sejati dari Pancasila dengan nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan sosial sebagai perihal nan kita perjuangkan saat ini," tegasnya.

Hasto menjelaskan kekuasaan politik di mana pun kudu mendengarkan suara-suara kritis dan bunyi rakyat.

"Dari kehadiran saya di aktivitas peluncuran kitab Prof Mahfud tentang politik hukum, ini kita juga diingatkan bahwa ada perbedaan antara suatu negara nan demokratis dan otoriter dengan suatu produk hukumnya," katanya.

Menurut Hasto, mengelola kekuasaan pemerintahan negara tujuan utamanya adalah keadilan hingga kemakmuran rakyat.

"Tercapainya tujuan bersama, keadilan, ketertiban hukum, kemudian sebagai jalan bagi kemakmuran, di mana di dalam proses itu hak-hak setiap penduduk negara untuk bersuara, berserikat itu dihormati oleh konstitusi," pungkasnya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan