
Pemain Timnas Inggris, Jude Bellingham. (Foto: Instagram/judebellingham)
TIM Nasional (Timnas) Paraguay dilaporkan telah meminta keadilan kepada FIFA usai bintang Timnas Inggris, Jude Bellingham lolos dari kartu merah kontroversial saat ditahan 0-0 oleh Ghana di Piala Dunia 2026. Protes ini dipicu oleh keputusan wasit nan dinilai tebang pilih dalam laga sengit babak penyisihan Grup L antara Inggris vs Ghana di Boston Stadium, Rabu 24 Juni 2026.
Pertandingan Inggris vs Ghana berhujung seri tanpa gol setelah pertahanan solid nan digalang anak asuh Carlos Queiroz sukses meredam agresivitas The Three Lions –julukan Timnas Inggris. Hasil ini membikin persaingan di Grup L semakin ketat, mengingat pada laga perdana Inggris sukses menumbangkan Kroasia 4-2, sementara Ghana menang tipis 1-0 atas Panama.
Namun, sorotan utama justru tertuju pada kejadian non-teknis nan melibatkan bintang Real Madrid, Jude Bellingham.
1. Aturan Baru Tutup Mulut nan Picu Kontroversi
Sebagai informasi, FIFA baru saja memberlakukan izin super ketat di Piala Dunia 2026, di mana pemain bisa langsung diganjar kartu merah jika kedapatan menutup mulut saat melakukan konfrontasi di lapangan.
Aturan radikal ini diterapkan sebagai buntut dari hukuman enam laga nan diterima Gianluca Prestianni lantaran tindakan rasial kepada Vinicius Junior di Liga Champions musim lalu.
Jude Bellingham lolos dari kartu merah
Sebelumnya, bintang Paraguay, Miguel Almiron, mencatatkan sejarah kelam sebagai pemain pertama nan diusir wasit akibat melanggar patokan baru ini saat timnya menang 1-0 atas Turki. Hukuman kartu merah Almiron sempat menyulut kemarahan besar di publik Paraguay, apalagi sampai membikin salah satu komentator lokal disanksi FIFA akibat melayangkan kritik nan terlalu keras.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·