Penyerang timnas Italia Francesco Pio Esposito melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang timnas Yunani di laga persahabatan(X @Azzurri)
TIMNAS Italia sukses memetik kemenangan tipis 1-0 atas Yunani dalam laga persahabatan nan berjalan sengit, Senin (8/6) awal hari WIB. Gol tunggal dari penyerang muda Francesco Pio Esposito menjadi pembeda dalam pertandingan nan diwarnai kartu merah bagi penggawa Gli Azzurri tersebut.
Sejak peluit pertama dibunyikan, Italia, nan sekarang ditangani oleh pembimbing Silvio Baldini, tampil menekan. Hasilnya terlihat pada menit ke-18, Francesco Pio Esposito sukses menggetarkan jala gawang Yunani nan dikawal Odysseas Vlachodimos. Gol tersebut tercipta berkah kerja sama apik setelah memanfaatkan umpan matang dari Jeff Ekhator.
Pertandingan ini menjadi arena pembuktian bagi kedua tim nan sama-sama dipastikan tidakhadir pada putaran final Piala Dunia 2026. Yunani di bawah didikan Ivan Jovanovic sebelumnya tersingkir di fase grup kualifikasi area UEFA, sementara Italia kudu menelan pil pahit setelah kalah adu penalti melawan Bosnia dan Herzegovina di babak playoff.
Drama Kartu Merah di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Italia kudu menghadapi tekanan berat setelah dipaksa bermain dengan 10 orang sejak menit ke-68. Luca Reggiani, nan baru masuk di menit ke-55 menggantikan Pietro Comuzzo, menerima kartu merah langsung dari wasit. Pelanggaran keras terhadap Anastasios Douvikas membikin Reggiani kudu meninggalkan lapangan lebih cepat.
Meski unggul jumlah pemain di sisa waktu pertandingan, Yunani kandas menembus pertahanan rapat Italia nan dikomandoi oleh kapten Gianluigi Donnarumma. Skor 1-0 untuk kelebihan Italia memperkuat hingga laga usai.
Statistik & Susunan Pemain
| Yunani | Vlachodimos; Retsos, Hatzidiakos, Kourelierakis, Vagiannidis; Triantis, Mouzakitis, Kyriakopoulos; Tzolis, Masouras, Douvikas. |
| Italia | Donnarumma; Ahanor, Comuzzo, Chiarodia; Koleosho, Lipani, Ndour, Bartesaghi, Pisili; Pio Esposito, Ekhator. |
Kemenangan ini memberikan catatan positif bagi Silvio Baldini dalam membangun kembali mentalitas skuad Italia pasca kegagalan kualifikasi Piala Dunia, sementara Yunani tetap mempunyai banyak pekerjaan rumah untuk mempertajam lini serang mereka.
PENAFIAN
Artikel ini diolah dan disusun oleh kepintaran buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi kebenaran oleh redaksi.
English (US) ·
Indonesian (ID) ·