Pemain Como melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Parma di laga Serie A(X @SerieA_EN)
COMO 1907 terus menunjukkan taring di kejuaraan kasta tertinggi Italia, Serie A. Menjamu Parma, Senin (14/9) malam WIB, tim didikan Cesc Fabregas sukses mengamankan poin penuh setelah menang tipis 2-1. Kemenangan ini membawa I Lariani melesat ke ranking kedua klasemen sementara dengan raihan 10 poin dari empat pertandingan.
Bermain di hadapan pendukung sendiri, Como langsung tampil menekan sejak awal laga. Hasilnya terlihat pada menit ke-23. Jacobo Ramon sukses mencatatkan namanya di papan skor melalui penyelesaian tap-in nan sempurna. Gol tersebut lahir berkah umpan matang dari Nico Paz nan membelah pertahanan Parma.
Memasuki babak kedua, Parma mencoba bangkit untuk mengejar ketertinggalan. Namun, justru Como nan sukses menggandakan kelebihan pada menit ke-83. Berawal dari tendangan Maximo Perrone nan sempat diblok oleh barisan pertahanan Parma, bola muntah langsung disambar oleh Kaiki Bruno da Silva untuk mengubah skor menjadi 2-0.
Parma baru bisa memperkecil kedudukan pada masa injury time, tepatnya di menit ke-90+2. Jose David Romero, nan masuk sebagai pemain pengganti, sukses mengonversi assist dari Pontus Almqvist menjadi gol. Sayangnya, gol tersebut tidak cukup untuk menyelamatkan Parma dari kekalahan.
Tren Positif Skuad Cesc Fabregas
Kemenangan atas Parma memperpanjang catatan tidak terkalahkan Como di Serie A musim ini. Setelah sempat ditahan seri 1-1 oleh Udinese di laga pembuka, Como menyapu bersih tiga laga berikutnya dengan kemenangan, ialah saat menghadapi Napoli (2-1), Genoa (4-1), dan sekarang Parma (2-1).
Kepercayaan diri tim semakin meningkat mengingat mereka juga baru saja meraih kemenangan besar 4-1 atas RB Leipzig dalam laga debut di Liga Champions.
Sebaliknya, bagi Parma, hasil ini membikin mereka terpuruk di ranking ke-17 klasemen dengan hanya mengoleksi satu poin dari empat laga.
Susunan Pemain:
Como: Robert Sanchez; Yan Couto, Jacobo Ramon, Marc Kempf, Kaiki Bruno da Silva; Maximo Perrone, Lucas da Cunha (Luis Milla 80'), Assane Diao (Jesus Rodriguez Caraballo 55'), Nico Paz (Samuele Ricci 80'), Martin Baturina (Maxence Caqueret 55'); Moise Kean (Anastasios Douvikas 64').
Parma: Edoardo Corvi; Diego Carlos, Mariano Troilo, Enrico del Prato, Sascha Britschgi (Pontus Almqvist 80'); Vincent Sierro (Adrian Bernabe 64'), Mandela Keita, Emanuele Valeri; El Bilal Toure (Matija Frigan 55'), Simone Lontani (Giovanni Fabbian 80'), Nesta Elphege (Jose David Romero 64').
Dengan performa nan konsisten, Como sekarang menjadi salah satu tim nan patut diwaspadai di papan atas Serie A, sementara pembimbing Parma, Carlos Cuesta, mempunyai pekerjaan rumah besar untuk segera mengangkat performa timnya dari area bawah.
PENAFIAN
Artikel ini diolah dan disusun oleh kepintaran buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi kebenaran oleh redaksi.
English (US) ·
Indonesian (ID) ·