Ilustrasi(Dok AI)
AS Roma menjaga kesempatan lolos ke Liga Champions usai menang 2-0 atas Lazio dalam Derby della Capitale. Pelatih Gian Piero Gasperini menegaskan nasib timnya sekarang berada di tangan sendiri.
I Giallorossi meraih kemenangan krusial 2-0 atas Lazio dalam Derby della Capitale di Stadion Olimpico, Minggu (17/5). Hasil itu mengangkat Roma ke posisi ketiga klasemen Serie A dengan poin nan sama dengan AC Milan dengan 70 poin.
Laga berjalan panas sejak awal dan diwarnai dua kartu merah pada babak kedua. Gelandang Lazio Nicolo Rovella dan pemain Roma Wesley sama-sama diusir keluar lapangan.
Bek tengah Roma Gianluca Mancini menjadi penentu kemenangan lewat dua gol sundulan dari situasi bola mati.
Pelatih Roma Gian Piero Gasperini mengatakan timnya sekarang hanya konsentrasi menghadapi laga terakhir musim ini.
"Kami tetap mempunyai 90 menit lagi untuk dimainkan. Ini adalah liga nan luar biasa musim ini dengan begitu banyak tim nan hanya terpaut beberapa poin," kata Gasperini dikutip dari Football Italia.
Roma sekarang berada dalam posisi menguntungkan lantaran nasib mereka untuk lolos ke Liga Champions berada di tangan sendiri saat menghadapi Verona pada laga terakhir musim ini.
Hasil tersebut juga dipengaruhi kekalahan Juventus 0-2 dari Fiorentina nan membikin Bianconeri turun ke posisi kelima berbareng Como.
"Kami sempat berambisi tim lain tergelincir. Hari ini itu menimpa Juve, tetapi kami melakukannya dengan baik untuk tetap berkonsentrasi pada permainan kami sendiri melawan tim Lazio nan berkualitas," lanjut Gasperini.
Ia mengakui pertandingan melangkah sangat ketat pada babak pertama sebelum Roma memecah kebuntuan lewat bola mati. Menurutnya, performa tim berkembang lebih baik setelah jeda.
Gasperini juga meminta para pemain untuk tidak larut dalam euforia kemenangan lantaran tetap ada satu pertandingan krusial nan kudu diselesaikan.
Pujian unik diberikan kepada Gianluca Mancini nan mencetak dua gol dalam laga derbi tersebut.
"Saya selalu mengatakan sejak pramusim bahwa dia adalah simbol Roma dan hari ini bakal tetap membekas dalam kariernya. Ini adalah skuad nan mempunyai banyak kapten dan dia adalah salah satunya," ujar Gasperini.
Pelatih asal Italia itu juga menyinggung perkembangan performa Roma sepanjang musim, termasuk setelah hasil seri 3-3 melawan Juventus nan disebutnya menjadi titik kembali produktivitas tim.
Selain kemenangan derbi, perhatian juga tertuju pada masa depan Paulo Dybala nan kontraknya bakal lenyap pada 30 Juni mendatang.
Saat ditanya apakah laga tersebut menjadi penampilan terakhir Dybala di Olimpico, Gasperini memberikan sinyal positif.
"Itu untuk minggu depan. Pemilik klub ada di sini, untungnya, dan semuanya bisa menjadi lebih mudah jika Anda mendapatkan respons segera," ungkap Gasperini.
Menurut dia, baik Dybala maupun manajemen klub sama-sama mau melanjutkan kerja sama.
Gasperini mengaku bakal senang jika kesepakatan baru tercapai, termasuk untuk pemain lain nan kontraknya segera lenyap tetapi tetap menunjukkan profesionalisme dan kecintaan terhadap Roma.
"Meskipun sasaran utama musim ini belum sepenuhnya tercapai, kemenangan di laga derbi membuktikan integritas seluruh komponen tim," tutup Gasperini. (E-4)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·