Hari Ini, Polisi Dijadwalkan Periksa YouTuber Bigmo Terkait Dugaan Promosi Vape Libatkan Anak

Sedang Trending 3 jam yang lalu
Hari Ini, Polisi Dijadwalkan Periksa YouTuber Bigmo Terkait Dugaan Promosi Vape Libatkan Anak Bigmo(Instagram @bigmoskyy)

POLDA Metro Jaya menjadwalkan pemeriksaan terhadap YouTuber berjulukan Bigmo pada hari ini, Senin (10/8) siang. Pemanggilan ini berangkaian dengan dugaan kasus promosi rokok elektrik alias vape nan melibatkan anak di bawah umur.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian telah menerima kepastian kehadiran Bigmo. Pemeriksaan ini merupakan bagian dari langkah penyelidikan atas konten nan dinilai melanggar patokan perlindungan anak.

"Untuk Bigmo dijadwalkan pemeriksaan hari ini pukul 13.00 WIB dan sudah terkonfirmasi datang melalui pengacaranya," ujar Budi saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (10/8).

Proses permintaan keterangan bakal berjalan di ruang Subdirektorat (Subdit) 2 Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan Anak dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA PPO). Selain memanggil pihak terlapor, polisi juga telah bergerak mengumpulkan bukti dari beragam pihak terkait.

Langkah Penyelidikan dan Pengumpulan Bukti

Sejauh ini, interogator telah meminta penjelasan dari pelapor berinisial F, nan merupakan pihak pertama nan mendokumentasikan video promosi tersebut. Polisi juga telah mengamankan sejumlah peralatan bukti digital untuk memperkuat bangunan kasus.

Berikut adalah rincian pihak-pihak nan telah dimintai keterangan dan langkah nan diambil kepolisian:

Pihak Terkait Tindakan Kepolisian
YouTuber Bigmo (Terlapor) Pemanggilan penjelasan pada Senin pukul 13.00 WIB.
Pelapor (Inisial F) Permintaan penjelasan dan penyerahan bukti dokumentasi.
Anak-anak & Orang Tua Pemeriksaan terhadap 4 anak dan orang tua dengan pendampingan keluarga.
PT TLI Pendalaman hubungan kerja dengan pihak terlapor.
Barang Bukti Digital Pengamanan hasil live streaming, cuplikan video, dan arsip pendukung.

Budi menambahkan bahwa saat ini tim interogator tetap melakukan pendalaman lebih lanjut mengenai dugaan pelibatan anak dalam promosi peralatan tersebut. Analisis terhadap peralatan bukti digital dan arsip mengenai terus dilakukan guna menentukan unsur pidana dalam kasus ini. (Ant/Z-1)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia