Hari-Hari Berat Warga Palangka Raya, Sesak Terkepung Asap dan ISPA Menghantui

Sedang Trending 1 hari yang lalu

Dampak karhutla tidak hanya terlihat dari hilangnya kenyamanan lingkungan. Asap nan menyelimuti permukiman juga meningkatkan kekhawatiran terhadap kesehatan masyarakat, terutama anak-anak dan golongan lanjut usia.

Mengutip info Kementerian Kesehatan, tercatat 277.075 kasus jangkitan saluran pernapasan akut (ISPA) di tujuh provinsi terdampak asap karhutla hingga 12 Oktober 2026. Dari jumlah tersebut, sebanyak 62.400 kasus terjadi pada anak usia nol hingga lima tahun.

"Infonya nomor ISPA di Kalteng menyentuh puluhan ribu kasus," ujar Winney.

Rumah Sakit Penuh, Rumah Oksigen Jadi PertolonganLonjakan kasus gangguan pernapasan menambah beban masyarakat di tengah kondisi udara nan belum membaik. Menurut Winney, rumah sakit dipadati pasien nan memerlukan penanganan. Meski demikian, akses terhadap obat-obatan dan oksigen dinilai tetap cukup tersedia.

"Untuk masalah akses ke kesehatan sudah mulai merata terutama lantaran rumah oksigen sudah banyak didirikan di beragam daerah," katanya.

Rumah oksigen menjadi salah satu upaya membantu masyarakat nan mengalami keluhan pernapasan akibat paparan asap. Fasilitas ini disediakan melalui support pemerintah wilayah maupun inisiatif relawan, dengan jasa nan dapat diakses masyarakat secara gratis.

Rumah oksigen tersebar di sejumlah akomodasi pelayanan kesehatan, mulai dari posyandu, puskesmas, klinik, hingga rumah sakit. Fasilitas serupa juga tersedia di sejumlah instansi pemerintahan, instansi kelurahan, Dinas Kesehatan, dan Palang Merah Indonesia (PMI).

Meski keberadaan rumah oksigen tidak sepenuhnya menghilangkan akibat paparan asap, akomodasi tersebut setidaknya memberikan akses terhadap support awal bagi penduduk nan mengalami gangguan pernapasan.

Winney menjelaskan, beberapa rumah oksigen dilengkapi pendingin ruangan dan pembersih udara. Namun, akomodasi tersebut belum tersedia di seluruh letak lantaran jasa utama rumah oksigen berfokus pada penyediaan oksigen dan support kesehatan awal.

"Ada beberapa rumah oksigen nan memang difasilitasi penyejuk udara seperti AC nan air purifier, tapi tidak semua lantaran konsentrasi rumah oksigen itu sendiri menyediakan oksigen, nebulisasi, maupun pelayanan kesehatan awal bagi masyarakat nan terdampak," katanya.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita
↑