Ilustrasi: pedagang memilah bawah putih impor di Pasar Johar, Semarang, Jawa Tengah (13/1/2026).(ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)
SEKRETARIS Umum Induk Koperasi Pedagang Pasar (Inkoppas), Andrian Lame Muhar menjelaskan kebanyakan komoditas pangan Indonesia saat ini tetap berjuntai pada impor nan transaksinya menggunakan dolar AS. Oleh karena itu, pelemahan nilai tukar rupiah juga berakibat pada naiknya harga pangan di pasar domestik.
“Banyak nilai pangan itu diperhitungkan dengan USD. Kalau dolar naik, harga-harganya pun naik,” ujarnya dalam keterangan nan diterima (22/5).
Ia menyebut sejumlah komoditas nan terdampak langsung antara lain daging sapi impor asal Australia, bawang putih dari Tiongkok, hingga minyak goreng. Bahkan, nilai bungkusan plastik juga ikut melonjak akibat kelangkaan nafta sebagai bahan baku nan dipicu oleh ketegangan di Selat Hormuz.
Andrian juga menyebut kondisi itu semakin berat dengan momentum Idul Adha 2026.
Subsidi dan intervensi
Menghadapi situasi ini, Andrian menilai pemberian subsidi oleh pemerintah menjadi langkah efektif untuk menekan lonjakan nilai pangan, sejauh keahlian finansial negara mencukupi.
Ia menyebut beberapa program subsidi dan intervensi pemerintah sudah melangkah seperti program beras SPHP, daging kerbau sebagai substitusi sapi impor, pengelolaan minyak goreng melalui sistem domestic market obligation (DMO), dan relaksasi pajak untuk sejumlah komoditas pangan.
Inkoppas juga mengapresiasi Kementerian Pertanian (Kementan) nan menggelontorkan support berupa subsidi pakan dan bibit ayam kepada para peternak. Langkah ini dinilai strategis untuk memangkas nilai pokok produksi (HPP).
“Dengan HPP alias biaya produksi nan lebih rendah, diharapkan daging ayam bisa dijual ke pasar dengan nilai nan terjangkau,” tutur Lame.
Andrian mengingatkan strategi substitusi tidak selalu mudah lantaran memerlukan komoditas pengganti nan setara. Ia juga menekankan kunci utama stabilitas pangan adalah kesiapan stok. Jika stok di pasar menipis, nilai otomatis bakal kembali meroket. (M-3)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·