Harga Pangan Naik di Hari Kemerdekaan RI, Begini Penjelasan Mendag

Sedang Trending 4 hari yang lalu

Tangguh Yudha , Jurnalis-Selasa, 18 Agustus 2026 |07:16 WIB

Harga Pangan Naik di Hari Kemerdekaan RI, Begini Penjelasan Mendag

Harga Pangan Naik di Hari Kemerdekaan RI, Begini Penjelasan Mendag (Foto: Okezone)

JAKARTA - Mayoritas nilai pangan mengalami kenaikan pada Hari Kemerdekaan Indonesia pada Senin (17/8/2026). Berdasarkan info Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) Bank Indonesia, baik bawang, beras, cabai, minyak goreng, hingga telur alami lonjakan harga.

Menanggapi kenaikan tersebut, Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso alias berkawan disapa Busan mengatakan, pemerintah terus memantau perkembangan nilai pangan melalui Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP).

Menurutnya, secara nasional nilai sejumlah komoditas tetap berada di sekitar nilai satuan tertinggi (HET), meski terdapat wilayah tertentu nan mencatat nilai jauh lebih tinggi akibat hambatan distribusi.

"Gini ya, jadi coba cek di SP2KP. Kemarin kan juga ada, misalnya begini, kayak telur, telur itu sekarang nilai rata-rata nasional itu Rp26 ribu, memang ada nan tinggi," jelas Busan saat dijumpai di Kementerian Perdagangan.

Dia mencontohkan kondisi di Papua Pegunungan. Menurut dia, nilai telur di wilayah tersebut tetap relatif tinggi lantaran pengedaran nan tidak semudah wilayah lain.

"Papua Pegunungan itu kan memang distribusinya tidak semudah dengan tempat nan lain ya, jadi kecenderungan tetap tinggi walaupun kita terus berupaya untuk mensuplai dari wilayah nan lain," katanya.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com