Harga sejumlah komoditas bergerak bervariasi pada penutupan perdagangan Kamis (4/6). Harga minyak mentah melemah setelah muncul angan tercapainya solusi diplomatik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran, sementara batu bara menguat. Di sisi lain, nilai minyak kelapa sawit (CPO), nikel, dan timah tercatat mengalami penurunan.
Minyak Mentah
Harga minyak mentah melemah pada perdagangan Jumat setelah angan muncul bahwa Amerika Serikat (AS) dan Iran tetap dapat menemukan solusi diplomatik untuk mengakhiri perang serta membuka kembali Selat Hormuz.
Berdasarkan Trading Economic, perjanjian berjangka minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) memperkuat di bawah USD 93 per barel setelah turun lebih dari 3 persen pada sesi sebelumnya. Sementara itu, minyak Brent diperdagangkan di kisaran USD 95 per barel setelah terkoreksi nyaris 3 persen.
Presiden Donald Trump dilaporkan enggan kembali melibatkan AS dalam perang skala penuh dengan Iran meskipun ketegangan kedua negara tetap berlangsung. Trump disebut hanya bakal mempertimbangkan mengakhiri gencatan senjata saat ini jika Teheran membunuh tentara AS.
Meski mengalami tekanan, nilai minyak tetap mencatat penguatan dalam sepekan terakhir. Minyak WTI naik lebih dari 6 persen sepanjang pekan ini, sedangkan Brent menguat lebih dari 4 persen.
Kenaikan mingguan tersebut terjadi lantaran negosiasi antara Washington dan Teheran belum menunjukkan kemajuan nan berarti. Di sisi lain, operasi militer Israel nan tetap berjalan di Lebanon terus menjadi halangan dalam upaya meredakan ketegangan di area Timur Tengah.
Kelompok Hizbullah nan didukung Iran juga menolak proposal gencatan senjata antara Israel dan Lebanon nan dimediasi AS. Namun, Trump mengatakan golongan tersebut telah mendekati Gedung Putih untuk membahas kemungkinan mengakhiri permusuhan.
Batu Bara
Harga batu bara terpantau naik pada penutupan perdagangan Kamis (4/6). Berdasarkan situs Trading Economic, nilai batu bara naik 1,30 persen di nilai USD 147,55 per ton.
CPO
Harga minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) mengalami penurunan pada penutupan perdagangan Kamis (4/6). Berdasarkan situs Bursa Malaysia, nilai CPO perjanjian Juli berada di MYR 4.558
Nikel
Di sisi lain, nilai nikel terpantau mengalami penurunan pada penutupan perdagangan Kamis (4/6). Harga nikel berasas London Metal Exchange (LME) turun 0,96 persen menjadi USD 18.689 per ton.
Timah
Harga timah pun terpantau mengalami penurunan pada penutupan perdagangan Kamis (4/6). Harga timah berasas situs London Metal Exchange (LME) menurun 2,90 persen dan menetap di USD 57’5.744 per ton.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·