Aktivitas perdagangan di Pasar Anyar terpantau ramai pada awal Ramadan 1447 H, Rabu (18/2/2026). Komoditas hortikultura, khususnya cabai, tetap menunjukkan perubahan nilai nan signifikan( MI/AGUNG WIBOWO)
HARGA cabai rawit merah tercatat mengalami lonjakan signifikan hingga menyentuh nomor Rp65.000 per kilogram (kg). Selain cabe rawit merah, komoditas cabe lainnya juga menunjukkan tren nilai nan bervariasi. Cabai merah keriting dibanderol seharga Rp56.050 per kg, disusul cabe merah besar Rp35.000 per kg, dan cabe rawit hijau nan relatif lebih rendah di nomor Rp30.000 per kg.
Di sisi lain, nilai telur ayam ras terpantau berada di level Rp25.000 per kg. Untuk komoditas daging, daging sapi kualitas I tetap memperkuat di nilai Rp130.000 per kg, sedangkan daging ayam ras segar dipatok Rp33.000 per kg. Data dirilis Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional nan dikelola Bank Indonesia, Kamis (18/6/2026) pagi
Daftar Harga Pangan Nasional (18 Juni 2026)
| Cabai Rawit Merah | Rp65.000 /kg |
| Cabai Merah Keriting | Rp56.050 /kg |
| Bawang Merah | Rp45.000 /kg |
| Bawang Putih | Rp38.000 /kg |
| Telur Ayam Ras | Rp25.000 /kg |
| Minyak Goreng Curah | Rp20.000 /liter |
| Gula Pasir Lokal | Rp17.000 /kg |
Untuk sektor beras, PIHPS mencatat nilai nan cukup stabil namun variatif tergantung kualitas. Beras kualitas super I berada di nilai Rp16.500 per kg, sementara kualitas medium I dijual Rp15.800 per kg. Untuk masyarakat nan mencari pengganti lebih terjangkau, beras kualitas bawah II tersedia di nilai Rp13.700 per kg.
Komoditas minyak goreng juga menjadi perhatian dengan nilai minyak goreng bungkusan bermerek I mencapai Rp22.000 per liter, sedangkan minyak goreng curah berada di posisi Rp20.000 per liter. Kenaikan nilai pada beberapa komoditas hortikultura seperti cabe dan bawang ini diharapkan menjadi atensi bagi pemangku kebijakan guna menjaga stabilitas pasokan di pasar eceran.
English (US) ·
Indonesian (ID) ·