Anggie Ariesta
, Jurnalis-Selasa, 31 Maret 2026 |15:33 WIB

Harga BBM (Foto: Okezone)
JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memberikan apresiasi kepada pemerintah nan memutuskan untuk tidak melakukan penyesuaian nilai Bahan Bakar Minyak (BBM), baik subsidi maupun non-subsidi, pada 1 April 2026. Penegasan ini dikeluarkan guna meredam rumor kenaikan nilai nan sempat memicu antrean kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
Dasco menyatakan bahwa langkah pemerintah ini diambil setelah melakukan komunikasi intensif dan mendengarkan masukan dari beragam pihak, termasuk legislatif.
"Pemerintah belum berencana melakukan penyesuaian nilai BBM subsidi maupun BBM non-subsidi. Adanya rumor beredar di tengah masyarakat bakal ada penyesuaian di tanggal 1 April besok, sehingga kami monitor hari ini terjadi beberapa antrean di beberapa wilayah di pom-pom bensin," ujar Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (31/3/2026).
Dasco juga menghimbau masyarakat untuk tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan. Terkait rumor pembatasan pembelian, dia menyebut stok nasional saat ini berada dalam kondisi aman.
"Saya tadi tanya, sepertinya enggak (ada pembatasan), lantaran jika menurut dari pihak pemerintah stok kita cukup. nan pasti pemerintah konsentrasi untuk menjaga itu," tambahnya.
Senada dengan DPR, sebelumnya Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan bahwa pemerintah berbareng Kementerian ESDM dan Pertamina telah berkoordinasi langsung di bawah pengarahan Presiden. Keputusan untuk mempertahankan nilai ini disebut sebagai bentuk keberpihakan pemerintah terhadap daya beli masyarakat.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·