Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan pemerintah tetap menghitung penyesuaian nilai Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi. Terutama di tengah pergerakan nilai minyak mentah bumi nan fluktuatif.
Bahlil mengungkapkan keputusan mengenai penyesuaian nilai belum final dan tetap dalam tahap penghitungan. Adapun, hasil pertimbangan tersebut bakal segera diumumkan dalam waktu dekat.
Menurutnya, pemerintah bakal menyampaikan keputusan setelah proses kalkulasi alias exercise selesai dilakukan, nan diperkirakan rampung dalam pekan depan.
"Nanti kita bakal menjelaskan di saat sudah melakukan penyesuaian, exercise ya. Exercise sedikit lagi. Pekan depan," ujar Bahlil ditemui di Kementerian ESDM, Jumat (10/4/2026).
Di samping itu, dia memastikan kondisi stok daya nasional dalam keadaan aman. Adapun, persediaan BBM nasional saat ini berada di atas pemisah minimum, ialah lebih dari 20 hari. Sementara itu, stok LPG juga disebut tetap terjaga di atas 10 hari.
"Jadi sebenarnya saya mau menyampaikan bahwa masa kritis kita terhadap dinamika dunia untuk BBM, Alhamdulillah kita sudah lewati. Tetapi sudah peralatan tentu, saya meminta kepada seluruh masyarakat, kita kudu bijak, arif dalam memakai BBM, termasuk LPG," ujarnya.
(pgr/pgr)
[Gambas:Video CNBC]
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·