Harga Asli Pertalite Rp18.040 per Liter Lebih Mahal dari Pertamax, Ini 5 Faktanya

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Harga Asli Pertalite Rp18.040 per Liter Lebih Mahal dari Pertamax, Ini 5 Faktanya

Harga Asli Pertalite Rp18.040 per Liter Lebih Mahal dari Pertamax, Ini 5 Faktanya (Foto: Pertamina Patra Niaga)

JAKARTA - Harga original Pertalite mencapai Rp18.040 per liter, lebih mahal jika dibandingkan nilai BBM nonsubsidi Pertamax. Informasi ini viral dan beredar di media sosial.

Dalam narasi nan beredar di media sosial, masyarakat membeli Pertalite dengan nilai Rp10.000 per liter, namun dalam struk pembelian tercantum nilai original Pertalite nan mencapai Rp18.040 per liter. Dengan demikian, pemerintah memberikan subsidi Pertalite Rp8.040 per liter.

Harga original Pertalite ini pun lebih mahal jika dibandingkan nilai Pertamax nan mencapai Rp16.250 per liter. Padahal Pertamax merupakan BBM nonsubsidi dengan kadar RON 92 lebih tinggi dibandingkan Pertalite dengan RON 90.

PT Pertamina Patra Niaga pun buka bunyi soal info nan beredar di masyarakat mengenai nomor Rp18.040 per liter pada struk pembelian Pertalite nan disebut sebagai nilai keekonomian BBM.

Berikut ini Okezone rangkum fakta-fakta nilai original Pertalite, Jakarta, Sabtu (20/6/2026):

1. Penjelasan Pertamina

Menanggapi info nan beredar di masyarakat mengenai nomor Rp18.040 per liter pada struk pembelian Pertalite nan disebut sebagai nilai keekonomian BBM, Pertamina Patra Niaga menyampaikan penjelasan agar masyarakat memperoleh info nan utuh dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun menjelaskan bahwa kebijakan subsidi BBM merupakan kewenangan Pemerintah dan bukan ditetapkan oleh Pertamina. 

Dalam perihal ini, Pertalite merupakan Jenis Bahan Bakar Minyak Khusus Penugasan (JBKP) nan mendapatkan subsidi dari Pemerintah untuk menjaga keterjangkauan nilai bagi masyarakat.

“Pertamina Patra Niaga bertindak sebagai operator nan menjalankan dan mematuhi kebijakan Pemerintah mengenai penyaluran BBM bersubsidi. Harga jual Pertalite nan dibayarkan masyarakat saat ini merupakan nilai nan telah ditetapkan Pemerintah dengan mempertimbangkan beragam aspek sosial dan ekonomi,” kata Robert di Jakarta.

2. Subsidi BBM

Program subsidi BBM mempunyai tujuan strategis untuk menjaga stabilitas nasional, melindungi daya beli masyarakat, serta mendukung aktivitas ekonomi. 

Kebijakan ini ditujukan terutama untuk membantu masyarakat ekonomi menengah ke bawah agar tetap dapat memenuhi kebutuhan mobilitas dan aktivitas sehari-hari dengan biaya nan terjangkau.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com