Hanura Yakin Logo Singa Bangkitkan Optimisme Kader Hadapi Pemilu

Sedang Trending 13 jam yang lalu
Ketua Task Force Partai Hanura Patrice Rio Capella Foto: Dok. Istimewa

Ketua Task Force Partai Hanura Patrice Rio Capella terus keliling menggelar konsolidasi di seluruh provinsi di Indonesia. Kali ini giliran Provinsi Bengkulu menggelar konsolidasi dan rapat teknis tim Task Force di Hotel Mercure, Kota Bengkulu, Rabu (26/8/2026) malam.

Dalam aktivitas nan dihadiri seluruh Ketua, Sekretaris, Bendahara DPD dan DPC, serta personil DPRD Partai Hanura se-Provinsi Bengkulu, Rio menjelaskan, partai nan dinahkodai oleh Oesman Sapta (OSO) ini terus berbenah dan berubah menatap agenda Pemilu mendatang.

Salah satu nan berubah adalah logo partai nan sekarang menjadi gambar Singa. Perubahan logo, nan juga dibarengi dengan pembaruan mars, AD ART, dan struktur, dilakukan sejak awal Juli 2026 lalu, dan terus disosialisasikan selama Konsolidasi Nasional nan targetnya berjalan hingga September 2026.

"Kita mengubah semua atribut Hanura, termasuk logo dengan new brand menjadi singa. Hanura instruksikan seluruh jajar dari pusat hingga ranting satu komando memakai branding baru ini," kata Rio.

Hadir juga dalam kesempatan ini, jejeran tim Task Force Hanura. Seperti Sekretaris Task Force Hanurani, Bendahara Task Force Indah Sri Rejeki, personil Ratna Ester Lumban Tobing, Yossy Indra Permana, Enny Maryani dan Che Stevan Raihan Capella.

Dijelaskan Rio, logo singa filosofinya melambangkan kekuatan, semangat, keberanian mengambil keputusan, tangguh, dan punya daya tarung. Dia yakin, logo baru ini dapat menginspirasi dan memberi semangat kader dan pengurus Hanura di setiap tingkatan. Khususnya bagi para Caleg nan bakal berkompetisi pada Pemilu 2029.

Berbagai pembaruan ini, sambung Rio, bukti bahwa Hanura melakukan pertimbangan total.

"Perubahan logo ini dengan angan bisa memberikan semangat kepada para kader Hanura. Singa itu simbol keberanian, wibawa, kekuatan, keseriusan. Sehingga para caleg bisa menjadi singa-singa petarung Hanura untuk menang di Pemilu 2029," katanya.

Logo Partai Hanura. Foto: Dok. Partai Hanura

Apakah beragam perubahan anyar ini berpengaruh? Rio nan sudah berkeliling di 8 provinsi merasakan, kader di bawah penuh dengan semangat baru.

"Mindset langkah berpikir kader pun berubah. Ada kepercayaan dan optimisme di kalangan kader, kita bisa bangkit kembali pada Pemilu 2029," yakinnya.

Nah, mulai saat ini, seluruh jejeran di akar rumput wajib menggunakan logo baru. Baik bendera, kop surat, papan DPC, kaos, dan sebagainya.

"Tapi mungkin ini perlu proses lantaran tetap transisi memerlukan waktu pencetakan, dan sebagainya, bisa kita maklumi. Tapi mulai paling lama awal 2027, semua sudah singa. Dan singa Hanura bakal keluar dari kandangnya untuk mengaum," tegas Rio semangat.

Sementara itu, Pengamat Politik dari UIN Syarief Hidayatullah, Adi Prayitno menilai, perubahan logo, mars, dan struktur Partai Hanura menunjukkan kesungguhan dan totalnya partai ini menatap Pemilu 2029. Minimal lolos ke parlemen kembali.

"Hanura terlihat serius dan berbenah mau memenangkan hati rakyat minimal lolos parlemen 2029," kata Adipray setelah ditanya awak media soal perubahan logo dan mars Hanura.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan