Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Lingkungan Hidup resmi melakukan serah terima kedudukan (sertijab) dari Menteri Lingkungan Hidup periode 2024-2026 Hanif Faisol kepada Menteri Lingkungan Hidup nan baru periode 2026-2029 ialah Jumhur Hidayat.
Proses sertijab alias tongkat estafet dilakukan sekitar pukul 15:28 WIB, dengan melakukan simbolis penyerahan arsip dan plakat.
Hanif, nan sekarang menjadi Wakil Menteri Koordinator (Wamenko) Bidang Pangan mengaku berterima kasih kepada jejeran Kementerian Lingkungan Hidup atas segala corak masukan dan kerja keras saat dirinya tetap menjadi Menteri Lingkungan Hidup.
"Sekali lagi saya atas nama pribadi dan family mengatakan banyak-banyak terima kasih. Tanpa kerja keras, keringat dan waktu dari Bapak Ibu sekalian, mungkin saya tidak bisa berdiri di tempat ini, tempat nan paling membanggakan ini," kata Hanif dalam paparannya di sertijab Menteri Lingkungan Hidup, Rabu (29/4/2026).
Ia berpesan kepada jejeran Kementerian Lingkungan Hidup dan Menteri Lingkungan Hidup nan baru dapat melanjutkan program-program nan belum terealisasi di masanya.
Foto: Jumhur Hidayat resmi menjabat sebagai Menteri Lingkungan Hidup, menggantikan Hanif Faisol Nurofiq nan bergeser menjadi Wakil Menteri Koordinator bagian Pangan. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
"Sekali lagi selamat berjuang terus untuk Indonesia. Saya percaya dan percaya dengan kekuatan lingkungan hidup nan lebih bagus, kita dapat menyongsong Indonesia Emas 2045," terangnya.
Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup nan baru ialah Jumhur Hidayat mengatakan bakal melanjutkan program Hanif Faisol saat dirinya diamanahkan menjadi menteri.
"Saya bakal melanjutkan program-program beliau (Hanif Faisol) nan belum terealisasi, di mana salah satunya ialah masalah sampah. Komitmen Pak Presiden Prabowo luar biasa, bahwa sampah adalah menjadi program prioritas nasional kita. Dalam 2-3 tahun ke depan, urusan sampah kudu selesai," kata Jumhur.
Ia menambahkan masalah sampah bisa sigap selesai jika program dapat dijalankan dengan saling berkoordinasi antar kementerian dan lembaga.
"Harusnya kita jika berorientasi pada output lintas departemen, lintas kementerian, harusnya bisa kita selesaikan," jelasnya.
(chd/wur)
Addsource on Google
[Gambas:Video CNBC]
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·