Jakarta -
Guru SD Negeri 060807 Medan berinisial DAL diduga melakukan kekerasan terhadap 10 siswa lantaran tak mengerjakan pekerjaan rumah (PR). Kini dia memutuskan untuk mengundurkan diri usai dilaporkan orang tua siswa ke Dinas Pendidikan (Disdik) Medan.
"Informasi terakhir nan kami dapat pembimbing tersebut sudah resign, mengundurkan diri. Dari kemarin, semenjak kejadian itu, kita perintahkan jangan ngajar dulu, dikasih piket saja. Namun nan berkepentingan mau resign, sehingga membikin surat pernyataan pengunduran diri. Jadi bukan kita nan memaksa," ujar Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar Disdik Medan, Mujiono saat dikonfirmasi, dilansir detikSumut, Rabu (2/9/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mujiono mengatakan, Disdik Medan telah memanggil pihak sekolah dan orang tua siswa untuk mediasi pada Selasa (1/9/2026) lalu. Namun, kata Muji, orang tua siswa tidak menghadiri pertemuan tersebut.
"Sudah kita panggil semuanya untuk mediasi. Namun orangtua memilih untuk tidak mau datang. Sudah dibilang, sudah ditelepon juga orang tua, sudah kita panggilkan Kepala Sekolah dan wali-wali kelas, namun tetap tidak mau datang mereka," ungkap Muji.
Namun, Mujiono mengaku, orang tua siswa sudah mengampuni kejadian tersebut. Ia mengatakan, saat ini situasi aktivitas belajar mengajar di SDN 060807 Medan sudah kembali normal.
"Orangtua sudah memaafkan. Sudah normal semua, hanya lantaran dari segi administrasi, kepala sekolah kan kudu kita tegur juga melalui surat peringatan (SP) agar enggak terjadi lagi hal-hal seperti ini kan," katanya.
Baca selengkapnya di sini.
(azh/azh)
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·