Gunung Sinabung Sudah Siaga III, Warga Diminta Waspada

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan tingkat aktivitas Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatra Utara, tetap berada pada Level III (Siaga) sejak 31 Agustus 2026. Di tengah status tersebut, otoritas mengenai mengeluarkan peringatan unik mengenai potensi ancaman sekunder berupa aliran lahar dingin nan dipicu oleh curah hujan di wilayah puncak.

Kepala Badan Geologi, Lana Saria, menyatakan bahwa pihaknya terus mengintensifkan pemantauan aktivitas vulkanik secara visual maupun instrumental. Masyarakat nan bermukim di dekat aliran sungai diminta untuk meningkatkan kewaspadaan tinggi mengingat material erupsi berpotensi terbawa air hujan menuju ke hilir.

"Selain ancaman langsung berupa lontaran batu pijar dan sebaran abu, masyarakat juga diingatkan bakal potensi ancaman sekunder berupa aliran lahar, khususnya saat musim hujan," ujar Lana Saria dalam laporan khusus, Minggu (6/9/2026).

Berdasarkan catatan Badan Geologi, pengamatan visual memperlihatkan kepulan asap kawah berwarna putih dengan intensitas tebal nan mencapai ketinggian 300 hingga 500

meter di atas puncak. Kendati kondisi kubah lava lama terpantau relatif stabil, instrumen pemantauan tetap merekam emisi gas $SO_2$ nan tinggi serta aktivitas kegempaan nan mengindikasikan adanya suplai magma di kedalaman dangkal.

"Aliran lahar dapat melintasi sungai di sektor barat daya nan berhulu di puncak Gunungapi Sinabung," tulis laporan tersebut.

Penyesuaian Zona Rekomendasi Keselamatan

Seiring dengan hasil pertimbangan berkala nan dilakukan, pemerintah turut melakukan penyesuaian pada area rekomendasi keselamatan bagi warga, pengunjung, maupun wisatawan:

  • Radius Umum: Masyarakat dilarang beraktivitas di dalam radius 3 kilometer dari puncak Gunung Sinabung.

  • Radius Sektoral: Wilayah sektoral di sektor selatan-timur disesuaikan dari sebelumnya 6 kilometer sekarang menjadi 5 kilometer.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau pemerintah wilayah setempat untuk terus berkoordinasi secara aktif dengan Pos Pengamatan Gunungapi Sinabung nan berlokasi di Desa Ndokum Siroga. Warga diimbau untuk tetap tenang namun waspada, serta mematuhi seluruh pengarahan teknis demi meminimalisir akibat bencana.

"Evaluasi tingkat aktivitas Gunungapi Sinabung bakal dilakukan secara berkala alias sewaktu-waktu andaikan terjadi perubahan signifikan. Masyarakat diharapkan tetap tenang, waspada, serta mengikuti pengarahan dari pihak berkuasa demi keselamatan bersama," tutup laporan tersebut.

(fab/fab) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News