Pada status tersebut, masyarakat di sekitar Gunung Ili Lewotolok maupun pengunjung, pendaki dan visitor diminta tidak memasuki alias melakukan aktivitas di dalam wilayah radius dua kilometer dari pusat aktivitas gunung.
Selain itu, masyarakat diminta tidak memasuki sektor selatan dan tenggara dalam radius tiga kilometer dari pusat aktivitas Gunung Ile Lewotolok.
Masyarakat juga diimbau mewaspadai potensi ancaman guguran alias longsoran lava dan awan panas pada sektor selatan dan tenggara, sektor barat, serta sektor timur laut Gunung Ile Lewotolok.
Untuk mengantisipasi akibat abu vulkanik, masyarakat nan berada di sekitar gunung diimbau menggunakan masker pelindung mulut dan hidung serta perlengkapan lain untuk melindungi mata dan kulit.
"Masyarakat juga diimbau menutup tempat penampungan air bersih agar terhindar dari paparan abu vulkanik," katanya.
Pemerintah wilayah dan masyarakat diminta senantiasa berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Ile Lewotolok di Desa Laranwutun, Kecamatan Ile Ape, maupun Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) alias Badan Geologi di Bandung untuk memperoleh info terbaru mengenai aktivitas gunung api tersebut.
4 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·