Bogor -
Polisi menggerebek sebuah penyimpanan nan diduga dijadikan tempat pengoplosan gas bersubsidi di Gunungputri, Kabupaten Bogor. Sebanyak 152 tabung LPG dan ratusan segel tabung diamankan.
"Kami mengamankan sejumlah tabung LPG, serta barang-barang lainnya nan diduga berangkaian dengan aktivitas penyalahgunaan LPG bersubsidi," kata Kapolsek Gunung Putri Kompol Hilal Adi Imawan, Senin (9/8/2026).
Penggerebekan tersebut menindaklanjuti info masyarakat mengenai dugaan praktik pengoplosan gas bersubsidi. Saat penggerebekan, tiga orang diduga terlibat praktik pengoplosan melarikan diri dengan langkah memanjat tembok.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di lokasi, mendapati adanya aktivitas nan diduga berangkaian dengan penyalahgunaan LPG bersubsidi. Tiga orang nan diduga terlibat langsung berlari dan melompati tembok belakang, kemudian melarikan diri," kata Hilal.
"Dugaannya ada praktik oplos, tapi saat di TKP tidak ada gas subsidi 3 kilogram, tapi ada balok es dan timbangan (biasa digunakan pelaku pengoplosan gas LPG)," imbuhnya.
Adapun peralatan bukti nan diamankan, yakni 148 tabung LPG ukuran 12 kilogram, 4 tabung LPG ukuran 5,5 kilogram, 1 buah timbangan, 522 buah segel baru tabung gas, 33 buah segel jejak tabung gas warna pink. Saat ini, Polsek Gunung Putri tetap mengembangkan kasus tersebut dan memburu tiga pelaku nan melarikan diri.
"Saat ini kami tetap melakukan pendalaman dan pengejaran terhadap pihak-pihak nan diduga terlibat. Penyelidikan tetap berlanjut, lantaran pelaku melarikan diri, jadi saat ini belum ada nan menjelaskan maksud dan tujuan barang-barang bukti tersebut berada di TKP," kata Hilal.
(sol/mea)
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·