Gubernur Zainal Dorong Perusahaan Migas Serap Tenaga Kerja Lokal Kaltara

Sedang Trending 2 hari yang lalu

, TARAKAN, – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Zainal A Paliwang secara tegas meminta perusahaan nan beraksi di sektor hulu minyak dan gas bumi (migas) untuk membuka kesempatan dan menyerap tenaga kerja lokal asal Kaltara. Permintaan ini disampaikan langsung oleh Gubernur Zainal di Tarakan pada Kamis.

Harapan tersebut mengemuka dalam kunjungan kehormatan Satuan Kerja Khusus (SKK Migas) Perwakilan Kalimantan Sulawesi berbareng Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) wilayah Kaltara di Tarakan, Rabu. Gubernur menilai kunjungan ini sebagai momentum krusial untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah, SKK Migas, dan KKKS.

“Saya berambisi perusahaan migas memberikan kesempatan nan lebih besar kepada tenaga kerja lokal untuk berkarier di industri hulu migas,” ujar Zainal A Paliwang. Ia meyakini bahwa pengembangan sektor migas kudu memberikan faedah nyata bagi masyarakat setempat.

Potensi Daerah dan Kualitas SDM

Kaltara, menurut Gubernur Zainal, mempunyai potensi sumber daya alam nan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan kerja, serta mendorong perkembangan upaya lokal. Namun, dia menekankan bahwa pengelolaannya kudu dilakukan secara bertanggung jawab dengan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan dan ketentuan nan berlaku.

Lebih lanjut, Gubernur Zainal menyatakan keyakinannya terhadap kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kaltara. Ia menilai perguruan tinggi di provinsi tersebut telah mempunyai kualitas pendidikan dan akomodasi nan memadai untuk menghasilkan lulusan nan dapat mendukung kebutuhan industri migas.

“Kami berambisi putra-putri original Kaltara mendapat kesempatan nan lebih luas untuk bekerja di perusahaan migas. Lulusan perguruan tinggi di wilayah juga mempunyai potensi untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja industri,” kata Zainal.

Dorong Keterlibatan UMKM dan CSR

Selain konsentrasi pada penyerapan tenaga kerja, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara juga mendorong agar pengembangan sektor migas turut meningkatkan keterlibatan pengusaha Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Harapannya, kehadiran industri migas dapat membuka kesempatan bagi perusahaan lokal untuk berkembang.

Pemprov Kaltara juga menekankan pentingnya penguatan tanggung jawab sosial perusahaan alias Corporate Social Responsibility (CSR) dari para pelaku industri migas. Hal ini dianggap sebagai bagian integral dari operasional perusahaan nan memberikan akibat langsung bagi kesejahteraan masyarakat sekitar.

Konten ini diolah dengan support AI.

sumber : antara

Selengkapnya
Sumber Republika Nasional
Republika Nasional
↑