Jakarta -
Groundbreaking Jembatan Garuda Tersebar Kodam III/Siliwangi dilaksanakan di Kota Bogor, Jawa Barat. Kehadiran jembatan ini nantinya diharapkan bisa semakin mempermudah masyarakat dalam beraktivitas sesuai angan Presiden Prabowo Subianto.
Pembangunan prasarana kembali digalakkan di wilayah Kota Bogor dengan dilaksanakannya groundbreaking Jembatan Garuda Tersebar Kodam III/Siliwangi, Kamis (9/4/2026) pagi. Jembatan ini berada di wilayah RT 02/04, Kelurahan Harjasari, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.
Pembuatan Jembatan Garuda tersebar di seluruh Indonesia di wilayah musibah maupun wilayah nan sangat memerlukan ini merupakan program Presiden Prabowo Subianto. Kasad Jenderal Maruli Simanjuntak ditunjuk sebagai Dansatgas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Acara peletakan batu pertama ini dipimpin Kasrem 061/Suryakancana Kolonel Inf Yudi Ruskandar. Hadir mendampingi Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin, Dandim 0606/Kota Bogor Kolonel Kav Gan Gan Rusgandara, Kapolresta Bogor Kota Kombes Rio Wahyu Anggoro, Wakil Ketua DPRD dan lainnya. Agenda ini diikuti sekitar 75 orang peserta dari beragam unsur, termasuk tokoh kepercayaan dan masyarakat.
"Pembangunan jembatan ini merupakan corak nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan konektivitas wilayah," kata Dandim 0606/Kota Bogor Kolonel Gan Gan dalam sambutannya.
Pembangunan jembatan ini juga membuktikan sinergitas erat Pemkot Bogor, Kodim 0606/Kota Bogor dan Polresta Bogor bahwa negara datang hingga tingkat masyarakat di kelurahan. Jembatan ini diharapkan bisa memperlancar akses transportasi masyarakat, sehingga perjalanan menjadi lebih cepat, aman, dan nyaman serta berakibat pada peningkatan kesejahteraan warga.
Groundbreaking Jembatan Garuda Tersebar Kodam III/Siliwangi dilaksanakan di Kota Bogor, Jawa Barat. (Foto: Dok. Istimewa)
Kolonel Gan Gan mengimbau masyarakat untuk mendukung proses pembangunan jembatan tersebut, meskipun dalam pelaksanaannya berpotensi menimbulkan gangguan sementara seperti debu maupun penyempitan jalan. Kepada pelaksana di lapangan, dia menekankan pentingnya mengedepankan prinsip keselamatan kerja, penggunaan material berkualitas, serta penyelesaian tepat waktu.
Sementara itu, Kasrem 061/Suryakancana menegaskan bahwa pembangunan prasarana jembatan mempunyai nilai strategis dalam mendukung aksesibilitas ekonomi dan pemerataan pembangunan. Kehadiran jembatan ini diyakini dapat mempersingkat jalur pengedaran peralatan dan jasa, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Lebih lanjut, pembangunan tersebut juga dinilai berkedudukan dalam memperkuat ketahanan sosial masyarakat, khususnya dalam mendukung akses pendidikan, jasa kesehatan, hingga mobilitas saat penanggulangan bencana.
(rdp/hri)
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·