Gianni Infantino Raih Dukungan Amerika Selatan Jelang Pemilihan Presiden FIFA

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Gianni Infantino Raih Dukungan Amerika Selatan Jelang Pemilihan Presiden FIFA Gianni Infantino.(Dok Istimewa)

PRESIDEN FIFA Gianni Infantino mendapatkan suntikan support signifikan dari tokoh-tokoh kunci sepak bola Amerika Selatan di tengah sorotan tajam nan tengah mengarah pada badan sepak bola bumi tersebut. Dukungan ini muncul saat Infantino melakukan kunjungan kerja ke Cali, Kolombia, pada Jumat (7/8/2026).

Kehadiran Infantino di Cali terutama untuk menghadiri pelantikan Presiden Kolombia nan baru, Abelardo de la Espriella. Dalam rangkaian agenda tersebut, Infantino tampak didampingi oleh Presiden Konfederasi Sepak Bola Amerika Selatan (CONMEBOL) Alejandro Dominguez serta Presiden Federasi Sepak Bola Kolombia (FCF) Ramon Jesurun.

Meredam Kontroversi FIFA Forward Enterprise

Kunjungan itu dilakukan di tengah situasi internal FIFA nan sempat memanas akibat rencana pembentukan FIFA Forward Enterprise. Proyek komersial nan dirancang untuk membuka investasi swasta tersebut menuai kritik luas hingga akhirnya resmi dibatalkan oleh organisasi.

Meski enggan memberikan komentar mendalam mengenai berakhirnya kemelut organisasi saat ditanya awak media, Infantino memilih untuk konsentrasi pada aspek sosial sepak bola. Saat menghadiri pagelaran sepak bola anak-anak di Cali, dia menekankan pentingnya nilai persatuan dalam olahraga.

"Senang sekali bisa berada di sini hari ini. Sepak bola adalah kegembiraan, kebahagiaan, dan persatuan," ujar Infantino di hadapan puluhan anak-anak. Ia juga memuji kontribusi besar wilayah Amerika Selatan nan secara konsisten melahirkan talenta-talenta dahsyat bagi sepak bola global.

Dukungan Strategis dari CONMEBOL

Dukungan nan diberikan Alejandro Dominguez tergolong krusial. Pasalnya, hanya sehari sebelum pertemuan tersebut, CONMEBOL sempat menyatakan keprihatinan atas beberapa kebijakan FIFA nan dianggap diambil secara sepihak. Namun, Dominguez menegaskan bahwa perbedaan pendapat adalah perihal wajar dalam organisasi.

"Kita tidak boleh mengabaikan pekerjaan besar nan telah dilakukan Infantino. Kami kudu terus bekerja untuk sepak bola melalui dialog. Tidak perlu selalu sepakat," tegas Dominguez.

Selain CONMEBOL, gelombang support untuk Infantino di wilayah ini terus mengalir deras. Federasi-federasi besar seperti Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) dan Federasi Sepak Bola Paraguay telah lebih dulu menyatakan sikap. Langkah ini kemudian diikuti oleh federasi sepak bola Venezuela dan Ekuador.

Presiden Federasi Sepak Bola Ekuador, Francisco Egas Larreategui, secara terbuka menyatakan kepercayaannya pada kepemimpinan laki-laki asal Swiss tersebut. Menurutnya, jejeran ketua FIFA saat ini tetap menjadi sosok nan tepat untuk membawa kepentingan olahraga ke arah nan lebih baik.

Menuju Masa Jabatan Keempat

Solidnya support dari blok Amerika Selatan menjadi modal politik nan sangat berbobot bagi Infantino. Mantan Sekretaris Jenderal UEFA ini tengah bersiap untuk mencalonkan diri kembali guna menduduki masa kedudukan keempat, nan sekaligus bakal menjadi periode terakhirnya memimpin FIFA.

Pemilihan Presiden FIFA sendiri dijadwalkan bakal berjalan pada Maret tahun depan di Rabat, Maroko. Dengan support kebanyakan dari Amerika Selatan, posisi Infantino dinilai semakin kuat untuk melanjutkan kepemimpinannya.

Selain agenda sepak bola, kehadiran Infantino dalam pelantikan De la Espriella di Cali juga menarik perhatian politik. Pelantikan tersebut dilakukan di luar tradisi biasanya nan digelar di Bogota, serta dihadiri oleh tokoh-tokoh nan mempunyai kedekatan dengan spektrum politik tertentu di kancah internasional. (I-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia