Gerakan Kreatif Olah Produk Pascakonsumsi Kembali Hadir di Jakarta

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Gerakan Dari Sisa Jadi Bisa Vol.2 nan digelar #PuntungBeruntung berbareng KICKYOURBUTT Project (KYB) di Brookland Coffee, Blok A, Jakarta, Sabtu (9/5). Foto: Dok. Istimewa

Produk pascakonsumsi sekarang mulai dilihat dari perspektif pandang berbeda oleh sejumlah organisasi kreatif. Bukan lagi sekadar limbah nan dibuang begitu saja, tetapi material nan tetap mempunyai peluang, mereka olah kembali menjadi produk imajinatif berbobot jual.

Semangat tersebut kembali dihadirkan melalui “Dari Sisa Jadi Bisa Vol.2”, aktivitas nan digelar #PuntungBeruntung berbareng KICKYOURBUTT Project (KYB) di Brookland Coffee, Blok A, Jakarta, Sabtu (9/5).

Ratusan creative enthusiast datang meramaikan aktivitas nan dikemas lewat beragam aktivitas interaktif, mulai dari multipurpose keychain making, live printing, hingga penampilan live DJ.

Kegiatan live printing sebagai bagian dari gerakan "Dari Sisa Jadi Bisa Vol.2" di Brookland Coffee, Blok A, Jakarta, Sabtu (9/5). Foto: Dok. Istimewa

Lewat pendekatan kreatif, aktivitas ini menjadi ruang untuk membujuk publik lebih peduli terhadap pengelolaan pascakonsumsi pribadi. Di aktivitas ini, visitor diajak memandang gimana material hasil pascakonsumsi dapat mempunyai kesempatan “kehidupan kedua” melalui proses pengolahan kreatif.

Sejak pertama kali melangkah pada 2023, #PuntungBeruntung menggandeng beragam organisasi imajinatif nan mempunyai visi serupa dalam mengembangkan potensi produk pasca konsumsi menjadi peralatan imajinatif berbobot guna. Kolaborasi dengan KICKYOURBUTT Project sendiri dimulai sejak 2025 dan tetap bersambung hingga saat ini.

Project Manager KICKYOURBUTT Project, Arya Adhi Nugraha, mengatakan “Dari Sisa Jadi Bisa” menjadi bagian dari perjalanan #PuntungBeruntung untuk mengedukasi publik mengenai potensi pengolahan limbah pasca konsumsi.

“Dari Sisa Jadi Bisa” merupakan bagian dari perjalanan #PuntungBeruntung untuk menyapa publik dan bercerita tentang gimana pasca konsumsi dapat diolah menjadi produk imajinatif multiguna. Aktivasi ini menjadi ruang kreatif, sekaligus media kami untuk menyuarakan pentingnya kesadaran pribadi atas pasca konsumsinya,” ujar Arya.

Ia menambahkan, kebiasaan sederhana seperti membuang limbah puntung pada wadah nan tepat dapat membuka kesempatan lebih besar untuk pengolahan limbah menjadi produk dengan “kehidupan kedua”.

Dalam aktivitas ini, #PuntungBeruntung juga mengumumkan penambahan titik letak butt collector, ialah wadah unik puntung nan menjadi bagian krusial dalam program mereka. Corporate Communication Head PT Nojorono Tobacco International, Eliza Susanto, mengatakan saat ini terdapat 62 butt collector #PuntungBeruntung nan tersebar di 28 letak strategis di Pulau Jawa.

“Tahun ini, kami mempunyai 62 butt collector #PuntungBeruntung, nan ditempatkan di 28 letak strategis di Pulau Jawa. Besar harapannya, penambahan ini bakal mendorong kesadaran masyarakat bakal pasca konsumsi pribadinya dan menerapkan kebiasaan baru untuk membuang limbah pada wadah nan tepat di ruang publik,” kata Eliza.

Eliza menambahkan, #PuntungBeruntung bakal terus membuka ruang kerjasama imajinatif untuk mengembangkan potensi material hasil olahan pascakonsumsi menjadi produk nan mempunyai nilai guna maupun nilai ekonomi.

“Ke depan, kami berambisi #PuntungBeruntung menjadi aktivitas imajinatif nan bisa mendorong lahirnya ide, kolaborasi, hingga kesempatan upaya baru melalui pemanfaatan material hasil olahan pasca konsumsi puntung,” tutupnya.

Sejumlah organisasi saat membikin multipurpose keychain making sebagai bagian dari "Dari Sisa Jadi Bisa Vol.2" di Brookland Coffee, Blok A, Jakarta, Sabtu (9/5). Foto: Dok. Istimewa

Rangkaian “Dari Sisa Jadi Bisa” tahun ini juga bakal bersambung di dua letak lainnya setelah penyelenggaraan di Brookland Coffee. Penasaran di mana saja? Tunggu info lanjutnya di kumparan.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan