
Menteri Agama Nasaruddin Umar
JAKARTA - Menteri Agama Nasaruddin Umar, menyebut masjid bukan sekadar gedung fisik, melainkan ruang sakral nan menjadi titik perjumpaan manusia dengan Tuhan. Karena itu, merawat kebersihan masjid sejatinya merupakan upaya menjaga kehormatan rumah ibadah sekaligus memperkuat kualitas spiritual masyarakat.
"Rumah ibadah adalah meeting point antara hamba dengan Tuhan. Bagaimana orang bisa berkonsentrasi dalam ibadah jika tempatnya kotor, pengap, alias tidak nyaman," ujar Nasaruddin saat Gerakan Bersih-Bersih Masjid (Geber Mas) 2026 di Masjid Fatahillah, Balai Kota DKI Jakarta, dikutip Selasa (11/8/2026).
Nasaruddin menjelaskan, konsep kebersihan dalam aliran kepercayaan tidak hanya menyangkut aspek fisik, tetapi juga mencakup kebersihan batin. Namun, kebersihan bentuk tetap menjadi prasyarat krusial untuk menghadirkan suasana ibadah nan khusyuk.
Oleh lantaran itu dia membujuk masyarakat menjadikan aktivitas membersihkan masjid sebagai aktivitas berbareng nan melibatkan seluruh personil keluarga.
Menurutnya, budaya gotong royong membersihkan rumah ibadah perlu dihidupkan kembali agar masjid tidak hanya ramai saat shalat, tetapi juga menjadi ruang nan dirawat berbareng oleh jamaah.
"Datanglah ke masjid berbareng keluarga. Bersihkan karpetnya, toiletnya, lingkungannya, perbaiki nan rusak. Jangan hanya masjidnya nan dibersihkan, tetapi juga selokan dan area di sekitarnya," pesannya.
Menurutnya, paradigma lama nan menempatkan umat sebagai pihak nan selalu memberdayakan masjid perlu diubah.
"Kita mau rumah ibadah bukan hanya tempat beribadah. Rumah ibadah kudu menjadi pusat penguatan ekonomi umat, budaya umat, dan peradaban umat. Kalau selama ini umat nan memberdayakan masjid, ke depan masjid nan memberdayakan umat," tegasnya.
Sementara itu, Direktur Jenderal Bimas Islam Abu Rokhmad mengatakan, Gebermas merupakan bagian dari rangkaian aktivitas peringatan Muharram sekaligus penerapan dua program prioritas Menteri Agama, ialah penguatan ekoteologi dan pemberdayaan rumah ibadah.
"Gerakan ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung Indonesia nan bersih, sehat, resik, dan indah. Karena itu, hari ini diikuti lebih dari 50 ribu masjid dan mushola di seluruh Indonesia," ujarnya.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·