Gempa M7,7 Guncang Sulut, 3 Luka-Luka dan 2 Rumah Rusak di Sangihe

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Gempa M7,7 Guncang Sulut, 3 Luka-Luka dan 2 Rumah Rusak di Sangihe Ilustrasi(Mi/Lina Herlina)

GEMPA bumi tektonik luar biasa berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang perairan Sulawesi Utara, Senin pagi (8/6) pukul 07.37 Wita. Tiga penduduk dilaporkan luka ringan dan dua unit rumah rusak ringan di Kepulauan Sangihe.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menetapkan pusat gempa di laut, 47 kilometer barat laut Pulau Karatung, dengan kedalaman nan memicu peringatan awal tsunami untuk lima wilayah di timur dan utara Indonesia. Peringatan tersebut berjalan selama sekitar tiga separuh jam. B

BMKG secara resmi mencabut status waspada tsunami pada pukul 11.15 Wita, setelah pemantauan pasang surut air laut tidak menunjukkan ancaman signifikan. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Manado, George Mercy Randang, menyatakan bahwa pihaknya segera mengaktifkan koordinasi dengan lembaga mengenai dan pemerintah wilayah sejak gempa pertama terdeteksi.

"Kami mengarahkan seluruh personel di pos-pos untuk melakukan assessment, berkoordinasi dengan pemda, serta mendokumentasikan kondisi pasang surut air. Masyarakat juga kami imbau menjauhi pantai menuju wilayah aman," ujar George dalam keterangan persnya. 

Meski gempa berkekuatan besar, akibat kerusakan nan tercatat hingga Senin siang relatif kecil. Menurut info sementara Basarnas, 3 orang dilaporkan mengalami luka ringan, dan 2 unit rumah di wilayah Kepulauan Sangihe mengalami kerusakan ringan. 

"Dampak lainnya tetap terus kami dalami. Kami menyesuaikan dengan info terbaru dari masyarakat," tambah George. 

Basarnas mengimbau penduduk di pesisir pantai, terutama di wilayah Sulawesi Utara, untuk tetap waspada terhadap gempa susulan dan terus memantau info resmi dari BMKG serta otoritas setempat. 

Hingga sekarang tidak ada laporan korban jiwa maupun kerusakan parah. Aktivitas penduduk di Manado dan sekitarnya mulai kembali normal setelah peringatan tsunami dicabut. (LN/E-4)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia