
Kepala Pelaksana BPBD Maluku Utara Fehby Alting (foto: tangkapan layar)
JAKARTA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maluku Utara mencatat puluhan rumah mengalami kerusakan akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 nan terjadi pada Kamis (2/4/2026). Selain itu, sejumlah akomodasi pelayanan kesehatan juga dilaporkan terdampak.
Hal tersebut disampaikan Kepala Pelaksana BPBD Maluku Utara, Fehby Alting, dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Gempa Magnitudo 7,6 nan digelar secara daring.
Ia menjelaskan, sejumlah wilayah di Maluku Utara terdampak gempa, ialah Kota Ternate, Kota Tidore Kepulauan, Kabupaten Halmahera Barat, Kabupaten Halmahera Tengah, Kabupaten Halmahera Timur, dan Kabupaten Halmahera Selatan.
"Untuk kondisi saat ini, wilayah terdampak meliputi Kota Ternate, Kota Tidore Kepulauan, serta beberapa kabupaten di Halmahera," kata Fehby.
Berdasarkan laporan sementara, di Kota Ternate terdapat enam unit rumah rusak berat dan 21 rumah rusak ringan. Sementara di Kota Tidore Kepulauan, tercatat tiga rumah dan satu akomodasi umum mengalami kerusakan ringan. Adapun di Kabupaten Halmahera Barat dan Halmahera Tengah tetap dalam proses pendataan.
"Fasilitas umum milik Pemerintah Provinsi Maluku Utara nan terdampak, ialah satu unit mengalami rusak ringan di RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie Ternate," ujarnya.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin news lainnya
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·