Jakarta, CNN Indonesia --
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah perairan Filipina pada Senin (8/6) pagi pukul 06:37 WIB, dengan pusat gempa berada di kedalaman 47 kilometer di sebelah barat laut Pulau Karatung, Sulawesi Utara.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan pemutakhiran peringatan awal tsunami atas gempa bumi tersebut untuk wilayah pesisir Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Maluku Utara termasuk Kalimantan Timur.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat di lima wilayah pesisir tersebut untuk tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan penuh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Serta secara sadar dan teratur melakukan langkah antisipasi berdikari dengan bergerak menjauhi area pantai menuju titik kumpul kondusif sesuai dengan tingkat ancaman di wilayahnya," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangan tertulis.
Berdasarkan hasil pemodelan akibat tsunami oleh BMKG, pemerintah wilayah di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota nan berada dalam status "Siaga" diinstruksikan untuk segera mengarahkan masyarakatnya melakukan pemindahan secara tertib menuju tempat nan lebih tinggi.
Wilayah berstatus Siaga ini mencakup beberapa titik di Sulawesi Utara dengan perkiraan waktu tiba gelombang mulai dari Kepulauan Sangihe pada pukul 06:51 WIB, Kota Manado pukul 07:12 WIB, Minahasa Utara Bagian Utara pukul 07:12 WIB, Minahasa Bagian Utara pukul 07:14 WIB, Kepulauan Minahasa pukul 07:16 WIB, Minahasa Selatan Bagian Utara pukul 07:17 WIB, hingga Bolaang Mongondow Bagian Utara pukul 07:22 WIB.
Di samping itu, status Siaga juga bertindak untuk Gorontalo Bagian Utara dengan perkiraan kehadiran gelombang pada pukul 07:26 WIB, diikuti wilayah Sulawesi Tengah ialah Buol pukul 07:27 WIB dan Toli-Toli pukul 07:29 WIB, serta kembali ke wilayah Sulawesi Utara untuk Minahasa Utara Bagian Selatan pada pukul 07:33 WIB dan Minahasa Bagian Selatan pada pukul 07:34 WIB.
Sementara itu, bagi pemerintah wilayah dan masyarakat nan berada di wilayah dengan status "Waspada", BNPB meminta agar kesiapsiagaan tetap dijaga dengan segera mengarahkan penduduk untuk menjauhi area pantai maupun tepian sungai, serta menghentikan sementara segala aktivitas di perairan.
Wilayah nan masuk dalam kategori Waspada ini meliputi Kepulauan Talaud dengan perkiraan waktu tiba gelombang pukul 06:58 WIB, Kota Bitung pukul 07:19 WIB, Halmahera di Maluku Utara pukul 07:29 WIB, Donggala Bagian Utara di Sulawesi Tengah pukul 07:42 WIB, serta Minahasa Selatan Bagian Selatan pukul 07:42 WIB.
Kewaspadaan serupa juga bertindak untuk Kota Ternate pada pukul 07:43 WIB, Kutai Timur di Kalimantan Timur pukul 07:44 WIB, Kota Tidore pukul 07:46 WIB, hingga wilayah Bulungan pada pukul 08:05 WIB dan Nunukan pada pukul 08:14 WIB.
Muhari menyebut BNPB mengonfirmasi bahwa situasi dan kondisi di lapangan saat ini terpantau kondusif dan terkendali.
Berdasarkan laporan sigap dari Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Talaud serta BPBD Kota Manado, guncangan gempa bumi di kedua wilayah tersebut hanya dirasakan lemah selama kurang lebih 2 hingga 3 detik.
"Hingga saat ini, tim campuran BPBD di masing-masing wilayah terus melakukan monitoring ketat secara berkala di lapangan guna memantau setiap akibat nan ditimbulkan pasca-gempa serta memastikan kondisi pesisir tetap aman," ujarnya.
BNPB terus memperkuat koordinasi sinergis dalam satu komando berbareng tim campuran lintas lembaga di daerah, mulai dari BPBD, TNI, Polri, Basarnas, hingga lembaga kemanusiaan dan relawan penanggulangan musibah di lapangan, nan telah bersiaga penuh untuk memandu dan mengamankan jalur pergerakan warga.
(fra/fra)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·