Jakarta, CNN Indonesia --
Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang wilayah Kota Palu, Sulawesi Tengah, pada Selasa (16/6). Guncangan nan terasa cukup kuat membikin penduduk panik dan berceceran keluar rumah untuk menyelamatkan diri.
Kepanikan juga terjadi di Rumah Sakit Samaritan. Sejumlah pasien, family pasien, dan tenaga kesehatan bergegas meninggalkan gedung menuju area terbuka sesaat setelah gempa terasa.
Berdasarkan info terbaru Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di laut pada koordinat 1,04 derajat lintang selatan dan 120,23 derajat bujur timur. Lokasinya sekitar 42 kilometer tenggara Palu dengan kedalaman 10 kilometer.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
BMKG menyatakan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Namun, getarannya dirasakan cukup kuat di sejumlah wilayah, mulai dari Kota Palu, Kabupaten Sigi, Donggala, hingga Kabupaten Tojo Una-Una.
Di RS Samaritan, proses pemindahan dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan gempa susulan maupun akibat lain nan dapat membahayakan keselamatan pasien.
Beberapa pasien nan tengah menjalani perawatan dievakuasi menggunakan bangku roda dan tempat tidur. Petugas rumah sakit bergerak sigap mengarahkan pasien serta visitor menuju area nan dianggap lebih aman.
Halaman rumah sakit pun dipenuhi pasien dan family nan memilih memperkuat di luar gedung sembari menunggu situasi betul-betul kondusif.
"Kami berlarian keluar lantaran guncangannya sangat terasa," kata Salam, salah seorang penduduk nan saat itu berada di lingkungan rumah sakit mengutip Antara.
Meski sempat memicu kepanikan, proses pemindahan berjalan tertib. Petugas rumah sakit terus memastikan seluruh pasien mendapatkan penanganan dan tetap berada dalam kondisi aman.
(tis/tis)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·