Gara-Gara Dana Riset Dipangkas, Biolog Ini 'Jual' Konten Marmot di OnlyFans

Sedang Trending 57 menit yang lalu
Gara-Gara Dana Riset Dipangkas, Biolog Ini 'Jual' Konten Marmot di OnlyFans ilustrasi(Magnific)

SEORANG biolog asal Colorado, AS, Dr. Daniel Blumstein, menemukan langkah tak biasa demi menyelamatkan proyek risetnya nan krisis keuangan. Pria nan memimpin penelitian jangka panjang tentang marmot ini memutuskan untuk membikin akun di platform OnlyFans dan mengunggah "konten marmot tanpa sensor".

Blumstein mengungkapkan kepada BBC bahwa langkah nekat tersebut dia ambil sebagai "tindakan keputusasaan" setelah pemotongan biaya federal untuk universitas menakut-nakuti keberlangsungan penelitiannya.

Meski OnlyFans dikenal dengan konten definitif dewasa, konten nan diunggah Blumstein sepenuhnya ramah keluarga. Video-video tersebut menampilkan tingkah kocak tupai tanah berbadan gendut saat berlarian dan keluar dari sarangnya. Sejauh ini, akun berjulukan OnlyMarms tersebut telah menghasilkan lebih dari US$5.000 (sekitar Rp80 juta). Setelah dipotong bagian platform, Rocky Mountain Biological Laboratory nan berafiliasi dengan UCLA bakal menerima sekitar US$4.000.

The Marmot Project nan berfokus pada yellow-bellied marmot telah melangkah lebih dari 60 tahun. Studi ini merupakan penelitian mamalia terlama kedua di bumi setelah studi simpanse Jane Goodall di Tanzania. Karena jenis ini tidak terancam punah, keberadaannya membantu para intelektual memahami faktor-faktor nan mendorong perubahan populasi hewan.

Ide pembuatan akun OnlyFans muncul saat Blumstein sedang duduk di padang rumput menunggu marmot muncul dari tanah, usai menonton aktivitas televisi Margot's Got Money Troubles.

"Marmot sedang punya masalah keuangan," pikirnya saat itu. "Mungkin kita kudu melakukan sesuatu nan sedikit berani."

Setelah berbincang dengan para mahasiswanya di laboratorium, mereka mencetuskan nama OnlyMarms. Akun tersebut sempat mengalami hambatan teknis saat verifikasi identitas lantaran foto profil berupa gambar marmot tidak cocok dengan foto SIM milik Blumstein, sebelum akhirnya sukses diaktifkan.

Di OnlyMarms, para pengikut dapat memandang kehidupan marmot Rocky Mountain di kediaman aslinya. Dalam satu video, seekor marmot betina terlihat mengusir jantan nan terlalu nyaman di sarangnya, sementara di video lain, marmot betina dijuluki "ratu kota" saat berjemur di bawah sinar matahari.

Selain memanfaatkan OnlyFans, para intelektual juga meluncurkan Fat Marmot Week pada akhir Agustus, di mana publik dapat memilih marmot tergemuk favorit mereka.

"Menyenangkan bisa mendukung marmot paling gemuk, tetapi di kembali permainan seru ini ada persaingan nan sangat serius melawan alam untuk menimbun lemak demi memperkuat hidup di musim dingin nan panjang dan dingin," ujar Blumstein dalam siaran pers. (BBC/Z-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia