Ganesha Operation Gandeng Pemkot Bandung, Promosikan Kampus di Bandung ke 250 Ribu Siswa

Sedang Trending 2 jam yang lalu
Ganesha Operation Gandeng Pemkot Bandung, Promosikan Kampus di Bandung ke 250 Ribu Siswa Direktur Utama Ganesha Operation Prof Bob Foster dan Wali Kota Bandung M Farhan sepakat bekerja-sama untuk mempromosikan kampus-kampus di Bandung kepada calon mahasiswa.(istimewa)

UPAYA memperluas akses pendidikan tinggi dan menarik calon mahasiswa dari beragam wilayah menjadi salah satu langkah untuk memperkuat peran kota sebagai pusat pendidikan.

Pemerintah Kota Bandung menggandeng lembaga pengarahan belajar nasional Ganesha Operation (GO) nan berbasis di Bandung, Jawa Barat, untuk mengenalkan perguruan tinggi sekaligus potensi kota tersebut kepada sekitar 250 ribu siswa melalui jaringan pendidikan di seluruh Indonesia.

Kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan kesepakatan berbareng antara Wali Kota Bandung Muhammad Farhan dan Direktur Utama PT Pendidikan Ganesha Operation (GO) Prof Dr Ir Bob Foster MM di Hotel Aston Tropicana, Bandung, Jawa Barat, Rabu (21/10).

Melalui kesepakatan tersebut, Pemkot Bandung bakal menyiapkan info resmi mengenai kelebihan kuliah di Bandung, termasuk pilihan perguruan tinggi, akomodasi pendukung, kemudahan bagi mahasiswa, serta kehidupan di kota tersebut. Sementara GO bakal membantu menyebarluaskan info melalui lebih dari 720 bagian nan tersebar di beragam wilayah Indonesia.

Farhan mengatakan kerjasama dengan pihak swasta menjadi salah satu langkah memperluas jangkauan promosi perguruan tinggi di Bandung kepada lulusan SMA dan sederajat.

“Kita bekerja sama dengan pihak swasta, Ganesha Operation, untuk mempromosikan semua perguruan tinggi di Kota Bandung di 720 lebih bagian Ganesha Operation di seluruh Indonesia,” katanya.

Dia berambisi upaya tersebut membantu lulusan SMA berprestasi dari beragam wilayah mendapatkan kesempatan melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi Bandung.

“Jadi, kita mau membantu mewujudkan mimpi lulusan-lulusan terbaik SMA di seluruh Indonesia untuk bisa masuk dan berkuliah di perguruan tinggi di Kota Bandung,” ujarnya.


BANYAK PILIHAN


Pada kesempatan itu, Direktur Utama GO Bob Foster mengatakan sosialisasi bakal dilakukan melalui webinar dan kunjungan ke cabang-cabang GO. Informasi nan disampaikan tidak hanya mengenai perguruan tinggi, tetapi juga potensi pariwisata, kreativitas, seni, dan kehidupan mahasiswa di Bandung.

“Kami bakal memberikan info webinar dan juga kunjungan-kunjungan di seluruh bagian kami untuk menjelaskan inilah kelebihan Kota Bandung,” katanya.

Menurut Bob, Bandung mempunyai banyak pilihan perguruan tinggi nan dapat dipertimbangkan calon mahasiswa. Dukungan pemerintah kota terhadap pendidikan juga dinilai menjadi salah satu aspek nan dapat memperkuat daya tarik Bandung sebagai tujuan kuliah.

Pendidikan tinggi, lanjutnya, perlu melangkah seiring dengan pembentukan karakter agar lulusan bisa menghadapi tantangan dan mengambil peran dalam pembangunan bangsa.

“Karena tanpa karakter, siswa tidak bakal menjadi manusia unggul di masa depan untuk memimpin bangsa dan negara,” ujarnya.

Penandatanganan berjalan dalam forum Kemitraan Strategis Kolaborasi Kota Bandung sebagai Kota Pendidikan. Forum tersebut turut dihadiri Direktur Jenderal Promosi dan Pemanfaatan Peluang Kerja Luar Negeri Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Dwi Setiawan Susanto.

Hadir pula Kepala Subdirektorat Kemitraan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Dini Adiba Septianti nan mewakili kepala jenderal, serta Kepala LLDIKTI Wilayah IV Jawa Barat dan Banten Lukman.

Sejumlah ketua perguruan tinggi negeri dan swasta juga mengikuti forum tersebut.


KOTA PENDIDIKAN


Dalam kesempatan sama, Pemkot Bandung menandatangani nota kesepakatan dengan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia serta menyatakan support pada pengembangan Bandung sebagai Kota Pendidikan.

Farhan mengatakan pengembangan pendidikan juga perlu dihubungkan dengan kesempatan kerja setelah mahasiswa menyelesaikan studi. Karena itu, Pemkot Bandung menjalin kerja sama dengan kementerian mengenai untuk memperluas pilihan bagi lulusan nan memasuki bumi kerja.

“Mereka kudu diberi sebanyak mungkin pintu dan jendela kesempatan untuk bekerja,” ujarnya.

Dari sisi pelaksanaan, GO mempunyai pengalaman menjalin hubungan dengan perguruan tinggi dan melibatkan sekolah serta orang tua dalam aktivitas pendidikan. Program Try Out Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (TOBK SNBT) Nasional nan diselenggarakan berbareng dinas pendidikan dan kementerian kepercayaan di 15 provinsi, misalnya, melibatkan siswa kelas XII SMA/SMK, kepala sekolah, guru, dan orang tua.

GO juga pernah bekerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi, antara lain Institut Teknologi Bandung, Universitas Gadjah Mada, Universitas Padjadjaran, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Brawijaya, Universitas Diponegoro, Universitas Sebelas Maret, Universitas Airlangga, Universitas Sriwijaya, Universitas Negeri Malang, Universitas Hasanuddin, dan Universitas Pendidikan Indonesia, untuk memperkenalkan program studi kepada calon mahasiswa

Rincian teknis penyelenggaraan kerja sama promosi pendidikan tinggi itu bakal disusun lebih lanjut oleh Pemkot Bandung dan GO.

Dengan kerjasama ini, info mengenai pilihan kampus diharapkan semakin mudah dijangkau siswa dan keluarga, sehingga keputusan melanjutkan pendidikan dapat dibuat dengan pertimbangan nan lebih menyeluruh

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia
↑