Gandeng Perusahaan Jepang, Pemkot Palu Siapkan Teknologi Sensor untuk Amankan Infrastruktur dari Gempa

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Gandeng Perusahaan Jepang, Pemkot Palu Siapkan Teknologi Sensor untuk Amankan Infrastruktur dari Gempa Pertemuan Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, berbareng Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Japan International Cooperation Agency (JICA), dan IMV Corporation Jepang, nan berjalan di ruang kerja Wakil Wali Kota Palu.(MI/M Taufan SP Bustan)

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Palu terus berupaya memperkuat sistem mitigasi bencana, khususnya gempa bumi dan tsunami, melalui penjajakan kerja sama dengan IMV Corporation Jepang.

Upaya tersebut dibahas dalam pertemuan Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, berbareng Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Japan International Cooperation Agency (JICA), dan IMV Corporation Jepang, nan berjalan di ruang kerja Wakil Wali Kota Palu.

Seusai pertemuan tersebut, dalam sesi wawancara, Advisor JICA Project, Ibrahim Djamaluddin, menjelaskan bahwa IMV Corporation merupakan perusahaan asal Jepang nan memproduksi teknologi sensor gempa atau Seismometer Technology nan dapat dimanfaatkan untuk mendukung mitigasi bencana.

“IMV Corporation Jepang ini adalah produsen kreator sensor gempa. Dalam perihal ini kami datang ke Pemerintah Kota Palu untuk memperkenalkan teknologi dan menjajaki kesempatan kerja sama ke depan dalam perihal gimana memitigasi bahaya-bahaya gempa di Kota Palu,” ujarnya di Palu, Senin (8/6). 

Menurut Ibrahim, teknologi sensor gempa nan dimiliki IMV Corporation mempunyai beragam kegunaan strategis, mulai dari melindungi aset-aset prasarana hingga mendukung sistem peringatan awal andaikan terjadi gempa bumi maupun tsunami.

“Penggunaan perangkat sensor ini dapat mengamankan aset-aset infrastruktur, kemudian juga dapat memberikan info early warning system ketika terjadi gempa dan tsunami. Selain itu, teknologi ini dapat menyediakan info nan lebih jelas dan jeli untuk mendukung perencanaan tata ruang ke depan,” jelasnya.

Ibrahim menambahkan, seismometer nan dikembangkan IMV Corporation bisa merekam dan mengumpulkan info kejadian gempa secara lebih rinci, sehingga dapat menjadi dasar krusial dalam pengambilan kebijakan pembangunan nan berbasis mitigasi akibat bencana.

Melalui pertemuan tersebut, JICA berambisi Pemerintah Kota Palu dapat mengambil langkah lanjutan untuk membuka kesempatan kerja sama nan lebih konkret dengan Pemerintah Jepang.

“Kami berambisi ada semacam tindakan dari Pemerintah Kota Palu, artinya mengusulkan permintaan kepada pihak Jepang melalui JICA. Kami siap memfasilitasi pembicaraan dengan Pemerintah Jepang terkait,” tandasnya.

Pertemuan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Palu dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman gempa bumi dan tsunami, mengingat Kota Palu merupakan salah satu wilayah dengan tingkat kerawanan musibah nan cukup tinggi.

Melalui pemanfaatan teknologi modern dan kerja sama internasional, diharapkan sistem mitigasi musibah di Kota Palu dapat semakin kuat serta bisa memberikan perlindungan nan lebih baik bagi masyarakat dan prasarana daerah. (TB/E-4)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia