
Grand Theft Auto 6 bakal diluncurkan di PS5 dan Xbox Series S/X.
JAKARTA - Grand Theft Auto 6 (GTA 6) adalah salah satu gim video nan paling dinantikan tahun ini, alias apalagi sepanjang sejarah. Gim bertema kejahatan open-world dari Rockstar Games ini juga diyakini sebagai salah satu gim termahal nan pernah dibuat.
Meskipun perusahaan induk Rockstar, Take-Two, belum mengungkapkan anggaran GTA 6, perusahaan tersebut diyakini telah menghabiskan hingga USD1,5 miliar untuk mengembangkan gim tersebut, menurut perkiraan terbaru dari analis industri.
Angka nan dahsyat tersebut, nan dikutip dalam wawancara Business Insider terbaru dengan CEO Take-Two, Strauss Zelnick, bakal menempatkan GTA 6 di antara produksi gim video termahal sepanjang masa.
Ketika ditanya berapa banyak duit nan dihabiskan Take-Two untuk membikin GTA 6, Zelnick menolak memberikan jawaban spesifik, tetapi mengatakan "itu mahal." Namun, para analis mengatakan kepada publikasi tersebut bahwa anggaran gim tersebut kemungkinan berada di kisaran USD1 miliar hingga USD1,5 miliar (Rp16,74 triliun hingga Rp25,11 triliun).
Meningkatnya Biaya Pengembangan
Angka tersebut tidak mengejutkan. Grand Theft Auto 6 telah dikembangkan selama lebih dari delapan tahun di Rockstar dan bakal berada di garis depan dalam perihal kualitas skematis dan imersi. Beberapa rilis gim AAA terbaru telah dikonfirmasi mempunyai anggaran ratusan juta dolar. GTA 6 kemungkinan bakal jauh lebih mahal daripada rata-rata gim blockbuster AAA.
Pada 2023, arsip pengadilan dari persidangan Komisi Perdagangan Federal AS (FTC) atas akuisisi Activision-Blizzard oleh Microsoft mengungkapkan bahwa Sony telah menghabiskan lebih dari USD200 juta untuk gim pihak pertama seperti The Last of Us Part II dan Horizon Forbidden West.
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·