Gagal Juara Australia Terbuka 2026, Ana/Trias Akui Kurang Tenang di Poin Kritis

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Gagal Juara Australia Terbuka 2026, Ana/Trias Akui Kurang Tenang di Poin Kritis Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari kudu puas menjadi runner-up Australia Terbuka 2026(Dok. PBSI)

PASANGAN dobel putri Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, mengakui kurangnya ketenangan pada poin-poin kritis menjadi penyebab kegagalan mereka meraih gelar juara di Australia Terbuka 2026. Dalam laga final nan berjalan di Quaycentre, Minggu (14/6) siang WIB, pasangan nan berkawan disapa Ana/Trias ini kudu mengakui kelebihan wakil Tiongkok, Jia Yi Fan/Shu Xian Zhang.

Ana/Trias kalah dalam pertarungan dua gim langsung dengan skor ketat 22-24 dan 13-21. Padahal, pada gim pertama, dobel putri Indonesia ini sempat mendominasi permainan dan memimpin jauh 11-5 saat interval.

Usai pertandingan, Febriana Dwipuji Kusuma mengungkapkan bahwa situasi unggul justru membikin mereka kehilangan kendali emosi. "Kami memang dari awal sebenarnya sudah pegang permainan, tapi pada saat poin-poin kritis itu butuh ketenangan nan lebih lagi dan lebih sabar lagi," ujar Ana dalam keterangannya, Minggu (14/6).

Ana menambahkan bahwa kemauan untuk segera menyelesaikan pertandingan justru menjadi bumerang bagi mereka.

"Kami malah jadi terburu-buru ketika unggul. Di gim kedua coba lagi tapi mereka sudah lebih siap," imbuhnya.

Jalannya pertandingan gim pertama sejatinya sangat menjanjikan bagi Indonesia. Namun, selepas jeda, Jia Yi Fan/Shu Xian Zhang tampil lebih garang dan sukses menyamakan kedudukan menjadi 18-18. Tekanan nan meningkat di poin tua membikin Ana/Trias kehilangan momentum hingga menyerah 22-24.

Memasuki gim kedua, kekuasaan pasangan Tiongkok semakin susah dibendung. Meski sempat memberikan perlawanan di awal, Ana/Trias tertinggal 8-11 di interval dan akhirnya kudu merelakan gelar juara setelah musuh menutup gim kedua dengan skor 21-13.

Meski kembali kudu puas di posisi runner-up, mengulang hasil jenis sebelumnya, Meilysa Trias Puspitasari tetap mengambil sisi positif dari turnamen ini.

"Kami tetap mensyukuri hasil ini walaupun belum bisa upgrade. Positifnya di sini kami dapat suasana dan hawa pertandingannya, semoga ke depan bisa seperti ini terus," kata Trias.

Kekalahan ini menjadi bahan pertimbangan besar bagi pasangan ranking atas Indonesia tersebut. Ana menekankan pentingnya aspek mental untuk turnamen mendatang. "Ke depan nan kudu ditingkatkan dari segi kepercayaan dan lebih nekat, sabar dan tenangnya juga serta konsentrasi di poin-poin akhir," pungkasnya. (Z-10)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia