Dalam obrolan media Monitor Kesehatan Pencernaan Anak dengan AI Poop Tracker di Jakarta Pusat, Kamis (2/4), master ahli anak sekaligus konsultan gastrohepatologi, dr. Frieda Handayani Kawanto, Sp.A, Subsp. GH (K), memaparkan bahwa pola buang air besar (BAB) anak sering kali membikin orang tua bingung, padahal variasinya tetap bisa tergolong normal.
-Bayi Baru Lahir
Pada bayi baru lahir, gelombang BAB bisa sangat sering, apalagi acapkali dalam sehari. Warna tinja pun biasanya gelap seperti ter (mekonium) ialah feses pertama bayi saat pertama kali dilahirkan. Ini merupakan kondisi normal di awal kehidupan. Seiring waktu, warna tinja bakal berubah menjadi kekuningan alias kehijauan, tergantung pada asupan nutrisi, terutama dari ASI.
“Kalau pada bayi, frekuensinya tentu saja sangat bervariasi. Waktu lahir, BAB-nya bisa 7-10 kali sehari, warnanya seperti ter mekonium,” ucapnya.
-Usia 2-4 Bulan
Memasuki usia 2 hingga 4 bulan, beberapa bayi bisa BAB dengan gelombang nan sangat tinggi, apalagi hingga 20 kali sehari. Meski terdengar tidak biasa, kondisi ini tetap dapat dianggap normal selama bayi tumbuh dengan baik, tidak rewel, dan mendapatkan asupan nan cukup. Namun, orang tua tetap disarankan untuk berkonsultasi jika merasa ragu.
“Jadi belum tentu suatu penyakit, tapi kudu dikonsultasikan dengan master anaknya masing-masing,” kata dr.Frieda.
Kenali Batas Normal dan Tanda Konstipasi
-Usia Lebih dari 1 Tahun
Setelah anak berumur di atas satu tahun, pola BAB biasanya mulai lebih teratur. Idealnya, anak BAB satu kali sehari dengan corak nan baik, seperti sosis dan tidak terlalu keras alias cair. Meski begitu, jika anak tidak BAB selama satu hari, orang tua tidak perlu langsung khawatir. Frekuensi dua hari sekali tetap dianggap normal.
Yang perlu diwaspadai adalah jika gelombang BAB semakin jarang hingga tiga hari sekali alias lebih. Kondisi ini bisa menjadi tanda konstipasi alias sembelit nan memerlukan perhatian lebih.
“Tapi jika sudah di atas alias sampai dengan 3 hari sekali, itu dianggap sudah tidak normal, constipation,” pungkasnya.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·