Dadan Cs Jadi Tersangka, Tama Langkun Dukung Penegakan Hukum Minta MBG Fokus untuk Rakyat

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Tim Okezone , Jurnalis-Rabu, 03 Juni 2026 |19:42 WIB

Dadan Cs Jadi Tersangka, Tama Langkun Dukung Penegakan Hukum Minta MBG Fokus untuk Rakyat

Wakil Ketua Umum DPP Partai Perindo Tama Satrya Langkun

JAKARTA - Wakil Ketua Umum DPP Partai Perindo Tama Satrya Langkun menghormati proses norma dalam Kasus MBG nan menjerat mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana, Sony Sonjaya, dan Lodewyk Pusung. Ketiganya ditetapkan tersangka korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kejaksaan Agung.

Menurutnya, langkah penegakan norma nan dilakukan interogator kudu dihormati lantaran merupakan bagian dari proses nan didasarkan pada perangkat bukti sesuai ketentuan perundang-undangan.

Namun, dia mengingatkan seluruh pihak tetap menjunjung asas prasangka tidak bersalah hingga terdapat putusan pengadilan nan berkekuatan norma tetap.

“Kami menghormati langkah penegakan norma nan sedang dilakukan oleh penyidik. Tindakan penahanan nan dilakukan tentu merupakan bagian dari proses norma nan telah didasarkan pada perangkat bukti nan dimiliki interogator sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” kata Tama.

Tama menegaskan proses norma nan dilakukan Kejaksaan Agung perlu dipandang sebagai bagian dari upaya menjaga dan menyelamatkan program MBG sebagai salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

Menurut dia, program tersebut memberikan faedah langsung kepada masyarakat sehingga setiap penyimpangan kudu ditindak. Apabila terjadi praktik korupsi dalam pelaksanaannya, pihak nan paling dirugikan adalah rakyat sebagai penerima faedah program.

“Penegakan norma kudu dipandang sebagai langkah untuk memastikan setiap anggaran negara betul-betul digunakan sebesar-besarnya bagi kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Perindo Dorong Evaluasi dan Pengawasan Menyeluruh

Tama menilai proses norma nan sedang melangkah tidak boleh mengganggu keberlanjutan program MBG nan saat ini telah menjangkau masyarakat di beragam daerah. Menurut dia, konsentrasi utama pemerintah dan BGN harus tetap pada pelayanan kepada masyarakat serta pencapaian tujuan program.

Dalam konteks tersebut, dia mendorong internal BGN melakukan mitigasi terhadap beragam akibat nan muncul akibat kasus ini. Evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola, pengawasan, dan sistem penyelenggaraan program perlu segera dilakukan untuk mencegah terulangnya peristiwa serupa.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com