Francesco Bagnaia Masih Melempem di Awal MotoGP 2026, Valentino Rossi: Dia Sedang Tersesat

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

 Dia Sedang Tersesat

Pembalap Tim Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia. (Foto: Instagram/ducaticorse)

BOLOGNA – Pembalap Tim Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia tetap tampak kesulitan mengeluarkan penampilan terbaiknya saat mentas di seri pembuka MotoGP Thailand 2026. Performa Bagnaia nan tetap melempem itu pun menjadi sebuah pembahasan menarik oleh para legenda MotoGP seperti Valentino Rossi, Jorge Lorenzo, Dani Pedrosa, hingga Giacomo Agostini.

Dalam pertemuan nan terjadi pada aktivitas Hall of Fame di Misano, Italia pada September 2025 lampau itu, banyak legenda MotoGP sudah memprediksi Bagnaia bakal kesulitan di awal musim 2026. Bahkan Rossi menyebut anak didiknya di VR46 itu sedang tersesat hingga akhirnya kesulitan mengeluarkan keahlian terbaikny seperti menjadi juara di MotoGP 2022 dan 2023.

1. Masalah Teknis alias Perang Saraf?

Valentino Rossi secara terbuka menyoroti hilangnya kekuatan utama anak didiknya tersebut. Menurut The Doctor, Bagnaia nan biasanya sangat handal dalam manuver braking dan corner entry, sekarang tampak ragu-ragu. Ketidakpercayaan diri ini disinyalir berakar dari kehadiran sosok Marc Marquez di kandang mobil nan sama.

"Sayangnya, Pecco agak kehilangan arah sekarang. Pengereman dan memasuki tikungan, di mana dia sangat kuat musim lampau (MotoGP 2024), sekarang dia mengalami beberapa kesulitan, ujar Rossi, dkutip dari Crash, Senin (16/3/2026).

“Secara psikologis, tidak mudah saat Marquez datang ke dalam tim dan langsung melaju sangat cepat," tambahnya.

Efek Marquez ini dianggap merusak ritme presisi Bagnaia. Jorge Lorenzo menambahkan bahwa Pecco adalah jenis pembalap nan memerlukan segalanya berada di tempat nan tepat. Begitu ada satu variabel nan meleset, performanya langsung anjlok.

 Instagram/ducaticorse) Francesco Bagnaia. (Foto: Instagram/ducaticorse)

“Tetapi, ketika ada sesuatu nan tidak disukainya, dia kesulitan,” lanjut Lorenzo.

Selain aspek mental, Rossi menunjuk satu kelemahan teknis nan fatal di musim 2025, degradasi ban belakang. Berbeda dengan musim 2024 di mana dia sangat kuat di putaran-putaran akhir, sekarang Pecco justru melambat secara drastis saat balapan memasuki fase krusial.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com