Seekor lemur ekor cincin nan lahir di Kebun Binatang Cali, Kolombia, pada bulan Juni, berkembang dengan baik di bawah perawatan setelah master hewan mendeteksi kurangnya kontak dengan induknya selama delapan jam pertama kehidupannya.
Bayi lemur nan sekarang diberi Diana itu dipisahkan dari induknya setelah staf kebun hewan mengawasi dia dibiarkan di tanah dalam waktu lama.
Dikutip dari Reuters, master hewan kebun hewan Camilo Mendoza mengatakan ini merupakan perilaku abnormal bagi primata nan bayinya kudu selalu menempel pada orang tuanya.
Lemur nan mempunyai berat 70 gram saat lahir dan sekarang beratnya 88,1 gram di bawah pengawasan 24 jam oleh master hewan, penjaga kebun binatang, mahir biologi, dan mahir gizi.
Perawatan meliputi pemberian susu pengganti setiap dua jam, inkubasi untuk pengaturan suhu, dan strategi untuk mengurangi ketergantungan pada manusia seperti menggunakan mainan boneka untuk mensimulasikan induk selama pemberian makan.
Lemur ekor cincin adalah jenis endemik Madagaskar dan terdaftar sebagai jenis nan terancam punah oleh Uni Internasional untuk Konservasi Alam lantaran hilangnya habitat, perburuan, dan perdagangan ilegal.
Kebun Binatang Cali menekankan bahwa kasus ini merupakan bagian dari upaya konservasi mereka untuk jenis nan terancam punah.
18 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·