Polisi soal Kematian Sutrimo: Jika Keluarga Rasa Ada Kejanggalan Silakan Melapor

Sedang Trending 1 hari yang lalu
Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Bareskrim Polri melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di Mordent Clinic, Jakarta Selatan, Senin (27/7/2026). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan

Polisi tetap mendalami kematian misterius Sutrimo, laki-laki nan disebut sebagai kepala rumah tangga (Karumga) eks Jampidsus Febrie Adriansyah, di Mordent Aesthetic Clinic, Jalan Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Polisi mempersilakan kepada semua pihak nan menemukan kejanggalan atas kematian Sutrimo untuk membikin laporan. Nantinya, laporan itu bakal didalami.

"Kita juga memberi ruang kepada family korban nan tetap dalam kondisi berduka. Dan kita juga memberikan imbauan andaikan memang family korban merasa ada kejanggalan terhadap meninggalnya kerabat S ini bisa membikin laporan kepada Polda Metro Jaya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya (PMJ) Kombes Pol Budi Hermanto, di Jalan Matraman Dalam, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (27/7).

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, memberikan keterangan saat penggeledahan Ruko di Cipete Jakarta Selatan, Jumat (10/7) awal hari. Foto: Kevin Daniel/kumparan

"Ini lebih pro justitia-nya lebih tepat, lebih lezat untuk kita melakukan pendalaman," sambungnya, jika family membikin laporan.

Di sisi lain, polisi pun menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Sutrimo.

Budi memastikan, pihaknya bakal mendalami info sekecil apa pun mengenai kematian Sutrimo ini. Apakah memang kematiannya wajar alias tidak.

"Nah, Polda Metro Jaya pasti bakal mendalami info sekecil apa pun, apalagi mengenai tentang hilangnya nyawa seseorang, apakah itu wajar alias tidak wajar, ini tetap didalami," ucapnya.

"Pasti kelak kami bakal sampaikan kepada teman-teman sekalian pembaruan terkini," sambungnya, menegaskan polisi bakal ahli mengusut kasus itu.

Saat ini, selain olah TKP, polisi juga tengah menyisir unggahan-unggahan foto di media sosial hingga dokumen-dokumen terkait. Hal itu bakal didalami.

instagram embed
Garis polisi terpasang letak peristiwa kematian Sutrimo di Klinik Mordent, Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta, Minggu (26/7/2026). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan

Sebelumnya, Sutrimo ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di laman Mordent Aesthetic Clinic dan sempat dievakuasi ke RS Muhammadiyah Taman Puring. Namun, dia dinyatakan meninggal bumi setibanya di rumah sakit.

Penyidik tetap memeriksa sejumlah saksi, rekam medis, riwayat pemesanan ambulans, hingga letak awal korban ditemukan.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan