Kondisi ini menjadi perhatian para investor, khususnya masyarakat nan menjadikan emas sebagai instrumen lindung nilai (safe haven) dan investasi jangka panjang.
Fluktuasi nilai emas merupakan kejadian nan lazim terjadi, dipengaruhi oleh beragam aspek dunia seperti kondisi ekonomi, inflasi, kebijakan suku bunga, hingga ketidakpastian geopolitik. Secara historis, emas tetap menjadi salah satu instrumen investasi nan relatif stabil dalam jangka panjang dan kerap menjadi pilihan masyarakat untuk menjaga nilai aset.
Di tengah dinamika tersebut, Digital Business & Product Management Division Head Bank Mega Syariah Benadicto Alvonzo Ferary memandang adanya kesempatan bagi pengguna untuk memanfaatkan momentum koreksi nilai melalui strategi buy the dip, ialah membeli aset saat nilai mengalami penurunan sementara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Masyarakat perlu memahami bahwa investasi emas tidak hanya berfokus pada momentum jangka pendek, melainkan juga pada potensi pertumbuhan nilai dalam jangka panjang. Strategi buy the dip dapat menjadi salah satu langkah untuk mengoptimalkan kesempatan di tengah volatilitas harga, khususnya bagi pengguna nan mempunyai tujuan finansial jangka panjang seperti perencanaan ibadah haji, pendidikan, maupun penguatan portofolio investasi," ujar Benadicto dalam keterangan tertulis, Senin (6/4/2026).
Bank Mega Syariah juga memahami bahwa kondisi nilai emas nan condong lebih berkawan dapat menjadi momentum nan tepat bagi masyarakat untuk mulai alias menambah kepemilikan emas. Melalui produk Flexi Gold, Bank Mega Syariah menghadirkan solusi pembiayaan nan memudahkan pengguna mempunyai emas secara lebih terjangkau, sehingga kesempatan investasi dapat dimanfaatkan secara optimal di tengah dinamika pergerakan harga.
"Flexi Gold merupakan solusi pembiayaan kepemilikan emas berbasis prinsip syariah nan memberikan kemudahan bagi pengguna untuk berinvestasi secara lebih terencana dan bertahap. Dengan skema nan transparan dan sesuai prinsip syariah, produk ini diharapkan dapat membantu masyarakat mengakses instrumen investasi nan kondusif sekaligus berbobot jangka panjang," ungkap Benadicto.
Bersambung ke laman berikutnya. Langsung klik
Flexi Gold menggunakan janji Murabahah dan Rahn nan sesuai prinsip syariah, dengan pilihan agunan emas logam mulia beragam mulai dari 5 gram, 10 gram, 25 gram, 50 gram, hingga 100 gram. Selain itu, pengguna juga memperoleh beragam untung tambahan berupa cuma-cuma biaya cetak fisik, pengiriman, serta asuransi pengiriman, sehingga proses kepemilikan emas menjadi lebih praktis, aman, dan nyaman.
Sejalan dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap investasi emas, produk pembiayaan emas Flexi Gold Bank Mega Syariah mencatatkan keahlian positif sepanjang tiga bulan pertama tahun 2026. Hingga Maret 2026, penyaluran Flexi Gold tumbuh lebih dari 85% dibandingkan posisi Desember 2025. Dari sisi volume, jumlah emas nan dibiayai mencapai lebih dari 1.400 gram, alias meningkat lebih dari 35% dibandingkan posisi akhir tahun sebelumnya.
Dari sisi strategi bisnis, peluncuran Flexi Gold merupakan bagian dari upaya Bank Mega Syariah dalam mendiversifikasi produk konsumer. Dengan memanfaatkan kelebihan emas sebagai instrumen investasi nan mempunyai likuiditas tinggi, Bank Mega Syariah mengoptimalkan keistimewaan bank syariah sebagai lembaga perbankan nan bisa punya produk cicil emas. Selain itu, Flexi Gold dirancang agar dapat dipasarkan secara luas ke seluruh segmen pasar
Kinerja positif Flexi Gold juga sejalan dengan tren pembiayaan konsumer Bank Mega Syariah nan tetap menunjukkan pertumbuhan nan baik di awal tahun 2026. Hingga Maret 2026, pembiayaan konsumer Bank Mega Syariah tercatat tumbuh lebih dari 20% yoy
Simak Video 'Harga Emas Antam Terbang, Jadi Rp 3.085.000 Per Gram':
(hns/hns)
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·