Peringati Hari Mangrove Sedunia, ANTAM Tanam 5.000 Bibit Mangrove

Sedang Trending 58 menit yang lalu

Jakarta -

PT ANTAM (Persero) Tbk (ANTM) berbareng Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) memperingati Hari Mangrove Sedunia dengan melakukan penanaman 5.000 bibit mangrove. Aksi tersebut juga sebagai bagian dari rangkaian Gerak Hijau 2026, seremoni Hari Ulang Tahun (HUT) ke-58 ANTAM.

Direktur Utama ANTAM Untung Budiharto mengatakan bahwa penyelenggaraan Gerak Hijau 2026 menjadi semakin istimewa. Pasalnya, bertepatan dengan peringatan Hari Mangrove Sedunia nan ditetapkan UNESCO.

Dalam momentum tersebut, ANTAM berbareng Kementerian Lingkungan Hidup melakukan penanaman 5.000 pohon mangrove sebagai corak kontribusi perusahaan terhadap pelestarian lingkungan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bersama Kementerian Lingkungan Hidup, serta disaksikan langsung oleh Bapak Wakil Menteri Lingkungan Hidup, ANTAM turut berkontribusi melalui penanaman 5.000 pohon mangrove. Kami percaya, menjaga ekosistem mangrove berfaedah menjaga pesisir, melindungi keanekaragaman hayati, sekaligus memperkuat upaya penyerapan karbon untuk masa depan Indonesia," ujar Untung dalam keterangannya, Minggu (26/7/2026).

Menurutnya, menjaga bumi bukan hanya menjadi tanggung jawab perusahaan pertambangan alias pemerintah, melainkan merupakan tanggung jawab seluruh komponen masyarakat. Karena itu, kerjasama semua pihak dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan nan berkelanjutan.

Melalui penyelenggaraan Gerak Hijau 2026, pihaknya mau menunjukkan bahwa perubahan besar selalu berasal dari langkah kecil.

"Hari ini kita melangkah berbareng untuk hidup lebih sehat, sekaligus menunjukkan kepedulian terhadap bumi nan kita cintai. Semoga setiap langkah nan kita ayunkan pagi ini menjadi langkah menuju Indonesia nan lebih hijau, lebih sehat, dan lebih berkelanjutan," tambahnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Diaz Faisal Malik Hendropriyono menilai penyelenggaraan Gerak Hijau 2026 menjadi semakin berarti lantaran bertepatan dengan peringatan Hari Mangrove Sedunia nan ditetapkan UNESCO.

"Dan nan membikin aktivitas hari ini semakin bermakna, kita memperingati Hari Mangrove Sedunia nan ditetapkan UNESCO. Bersama ANTAM, hari ini kita juga melakukan penanaman 5.000 pohon mangrove," katanya.

Menurut Diaz, andaikan mangrove dapat tumbuh dengan baik, manfaatnya tidak hanya dirasakan saat ini, tetapi juga hingga puluhan apalagi ratusan tahun mendatang. Ekosistem mangrove dinilai mempunyai peran krusial dalam melindungi area pesisir, menjadi kediaman bagi beragam biota laut, menyerap karbon, serta menjadi warisan lingkungan bagi generasi mendatang.

"Saya berambisi Gerak Hijau tidak berakhir sebagai sebuah aktivitas tahunan. Tetapi menjadi sebuah gerakan. Gerakan untuk mengurangi sampah. Gerakan untuk menanam pohon. Gerakan untuk menghemat energi. Dan aktivitas untuk semakin mencintai lingkungan. Kalau setiap orang melakukan satu tindakan mini setiap hari, bayangkan dampaknya ketika dilakukan oleh jutaan masyarakat Indonesia," tutupnya.

(anl/ega)

Selengkapnya
Sumber detik finance
detik finance