Linkin Park bersiap membagikan kisah emosional di kembali perjalanan mereka untuk bangkit kembali lewat movie dokumenter terbaru berjudul Unshatter. Disutradarai langsung oleh personel band, Joe Hahn, movie ini bakal menyoroti momen krusial kembalinya mereka ke atas panggung setelah masa-masa susah pasca-kepergian vokalis Chester Bennington pada 2017 silam.
Trailer perdana nan baru saja dirilis memperlihatkan riuhnya antusiasme fans saat konser mereka di Sao Paulo, Brasil pada 2024, diselingi wawancara intim berbareng para personel. Dalam salah satu cuplikan, Mike Shinoda mengungkapkan sungguh hancurnya emosi mereka saat kehilangan Chester.
“Begitu banyak bagian dari hidup kami nan didedikasikan untuk Linkin Park, dan semuanya tiba-tiba berakhir total,” kenang Shinoda.
Ketakutan bahwa band ini telah berhujung sempat menyelimuti para personel sebelum akhirnya vokalis baru, Emily Armstrong, dan dramer Colin Brittain bergabung. Dokumenter ini merekam proses tersebut sejak sesi rekaman tahun 2022 nan melahirkan album From Zero, hingga pagelaran emosional mereka di São Paulo.
Joe Hahn, nan telah menjadi bagian dari band sejak 1996, awalnya hanya beriktikad menggarap video konser biasa untuk pagelaran di Sao Paulo. Namun, dia menyadari ada narasi nan jauh lebih besar dan krusial untuk dibagikan kepada para fans setianya.
“Setelah tujuh tahun vakum, kami betul-betul tidak tahu seperti apa masa depan Linkin Park. Saya tidak mau membikin movie nan memandang masa lampau dengan kejelasan nan sempurna, melainkan mau orang-orang merasakan ketidakpastian nan sama seperti nan kami rasakan secara langsung,” jelas Hahn.
Film dokumenter ini dijadwalkan tayang di bioskop AS mulai 30 September mendatang, dengan penjualan tiket nan dibuka sejak pertengahan Agustus. Tak hanya movie layar lebar, Linkin Park juga bakal merilis album berjudul Unshatter Film Soundtrack (Live in Sao Paulo) pada 25 September nan memuat rekaman langsung lagu-lagu legendaris mereka.
Sebelum proyek ini berjalan, band ini sempat merilis single comeback The Emptiness Machine pada 2024 nan menandai era baru mereka berbareng Emily Armstrong.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·