Poster movie animasi Garuda di Dadaku(imdb)
MENTERI Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menegaskan bahwa film animasi terbaru Garuda di Dadaku memiliki potensi besar untuk memperkuat ekspansi Kekayaan Intelektual (Intellectual Property/IP) nasional. Momentum Piala Dunia 2026 dinilai menjadi waktu nan tepat bagi karya anak bangsa ini untuk merambah pasar global.
Hal tersebut disampaikan Riefky usai menghadiri aktivitas screening movie animasi Garuda di Dadaku di Jakarta, Kamis (5/6). Ia berambisi movie ini tidak hanya sukses di pasar domestik, tetapi juga bisa berbincang banyak di kancah internasional.
"Harapannya movie kita tidak hanya jadi tuan rumah di negeri sendiri tapi juga mendunia. Dengan menjelang World Cup ini, 'Garuda di Dadaku' bisa bermain di momentum tersebut," ujar Riefky.
Kolaborasi Lintas Sektor
Film nan melibatkan 500 animator lokal ini bakal didorong melalui beragam aktivasi nan melibatkan lini sektor industri imajinatif lainnya. Langkah ini bermaksud untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kualitas IP original Indonesia nan sekarang telah diadaptasi ke beragam aliran film.
Pemerintah telah menjalin kerja sama dengan sejumlah mitra strategis untuk memperluas jangkauan IP ini, mulai dari sektor pariwisata hingga produk retail anak-anak. Berikut adalah perincian profil dan kerjasama strategis movie tersebut:
| Durasi Film | 79 Menit |
| Produksi | Base Entertainment & Kawi Animation |
| Tenaga Kreatif | 500 Animator Indonesia |
| Mitra Strategis | InJourney, Sarinah, Sinarmas, Industri Alat Tulis & Buku |
| Target Pasar | Domestik, Regional (ASEAN), dan Global |
Potensi Pasar Global
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menambahkan bahwa kualitas animasi Indonesia sebenarnya telah mendapat pengakuan dari negara tetangga. Malaysia, misalnya, disebut telah melirik kualitas produksi animasi tanah air, nan menjadi sinyal positif untuk penetrasi pasar global.
"Kami sangat bangga semakin banyak movie animasi anak bangsa. Terima kasih kepada seluruh tim produksi, pengisi suara, dan para talenta nan terlibat," kata Irene.
Selain aspek ekonomi, Riefky berambisi pesan dalam movie ini dapat memotivasi generasi muda untuk mengejar prestasi di bagian olahraga, khususnya sepak bola. Film ini juga membawa misi penanaman nilai soliditas dan persahabatan sebagai gambaran budaya bangsa.
Acara screening ini juga mendapat support penuh dari lintas kementerian, nan ditandai dengan kehadiran Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir. Pemerintah berambisi Garuda di Dadaku dapat meraih banyak penonton, menembus pagelaran internasional, dan membawa pulang penghargaan bergengsi di masa mendatang. (Ant/Z-1)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·