Jakarta, CNBC Indonesia - Gempa bumi kuat dengan magnitudo (M) 7,1 mengguncang wilayah selatan Jepang pada Selasa (28/7/2026), memicu peringatan tsunami dan penghentian sementara sejumlah jasa transportasi, termasuk kereta sigap Shinkansen.
Mengutip Reuters, otoritas Jepang juga mengeluarkan peringatan darurat gempa untuk sejumlah prefektur di Pulau Kyushu nan berada dekat pusat guncangan. Peringatan tersebut mencakup Prefektur Kumamoto, Nagasaki, Kagoshima, Fukuoka, Saga, Oita, dan Miyazaki.
Badan Meteorologi Jepang (Japan Meteorological Agency/JMA) melaporkan gempa tersebut berpusat di Prefektur Kumamoto, Jepang bagian selatan. Tak lama setelah gempa terjadi, JMA mengeluarkan peringatan tsunami dengan potensi gelombang setinggi 1 meter.
Dampak gempa langsung terasa pada sistem transportasi di wilayah selatan Jepang.
Operator kereta JR Kyushu mengumumkan penghentian jasa kereta, termasuk jaringan kereta sigap Shinkansen, setelah guncangan terjadi.
(luc/luc)
Addsource on Google
[Gambas:Video CNBC]
59 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·