FIFA Akui Tim Pengungsi Afghanistan Jadi Timnas Wanita Resmi

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Para pemain tim sepak bola wanita nasional Afghanistan menghadiri sesi latihan di Odivelas, pinggiran Lisbon pada 30 September 2021. Foto: Patricia De Melo Moreira/AFP

Ada berita baik buat pesepak bola wanita Afganistan. FIFA resmi mengakui Afghan Women United alias Tim Pengungsi Afghanistan menjadi tim nasional wanita resmi.

Dalam perubahan izin nan bakal disahkan Dewan FIFA pada Rabu (29/4), Afghan Women United diizinkan untuk berkompetisi tanpa memerlukan persetujuan Taliban sebagai penguasa Afghanistan. Mereka untuk pertama kalinya diperbolehkan tampil sebagai Timnas Wanita Afghanistan, meski bertentangan dengan kemauan pemerintah negara tersebut.

Dalam patokan sebelumnya, FIFA mengharuskan Afghan Women United untuk mendapatkan pengakuan dari Federasi Sepak Bola Afghanistan guna mengikuti kejuaraan resmi. Namun, Afghanistan, nan sejak 2021 dikendalikan Taliban, melarang wanita terlibat dalam aktivitas olahraga kompetitif.

Karenanya, sepak bola wanita praktis menjadi peralatan terlarang di negara tersebut selama beberapa tahun.

Para pemain tim sepak bola wanita nasional Afghanistan menghadiri sesi latihan di Odivelas, pinggiran Lisbon pada 30 September 2021. Foto: Patricia De Melo Moreira/AFP

Dibantu FIFA

Aturan nan tidak menguntungkan buat para pesepak bola wanita Afghanistan itu membikin mereka melakukan tindakan protes kepada FIFA. Tim Pengungsi meminta agar FIFA segera turun tangan dan memberi mereka pengakuan resmi serta support finansial nan selama ini ditolak pemerintah Afghanistan.

Protes tersebut akhirnya didengar. Setelah bertahun-tahun dilarang beraktivitas di sepak bola wanita, pada 2025, FIFA memperbolehkan Afghan Women United tampil di kejuaraan resmi untuk kali pertama sejak 2021. Mereka bermain di FIFA Women’s Series 2025.

Pada awalnya, para pemain Afghanistan tak bisa mengikuti mini turnamen itu karena kandas mendapat visa ke Dubai, Uni Emirates Arab. Oleh lantaran itu, FIFA memindahkan FIFA Women’s Series 2025 ke Maroko, dan Afghanistan pun bisa berpartisipasi.

“Setiap kali saya masuk ke lapangan, semua perihal lain langsung lenyap dari pikiran,” kata kapten Afghan Women United, Fatima Haidari, dalam wawancara berbareng The Guardian pada 2025.

“Saya berlatih, bermain, dan ada api dalam diri saya nan menyala. Bukan hanya lantaran kekuatan nan saya rasakan sebagai pemain, tapi juga lantaran saya merasa membawa banyak wanita lain berbareng saya,” sambungnya.

Tim baru Afghan Women United ini bakal menjadi bagian dari strategi tiga pilar FIFA untuk mendukung wanita dan anak wanita di Afghanistan. Upaya tersebut mencakup dorongan diplomatik agar wanita mendapat kewenangan berolahraga, serta membuka lebih banyak kesempatan bermain.

instagram embed
Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan