Direktur Utama I.League Ferry Paulus saat ditemui wartawan di Hotel Fairmont, Jakarta, Rabu (6/8/2025).(Antara)
DIREKTUR I-League, Ferry Paulus, memberikan pandangannya mengenai hukuman berat nan diterima Persija Jakarta menyusul kericuhan suporter pada laga pekan kelima BRI Super League 2026/2027. Ferry menilai manajemen Macan Kemayoran tidak perlu mengusulkan banding atas balasan larangan kehadiran suporter di laga tandang.
Meski secara izin Persija mempunyai kewenangan untuk melakukan pembelaan, Ferry menganggap langkah tersebut kurang tepat. Hal ini didasari oleh rentetan pelanggaran nan melibatkan oknum suporter dalam pertandingan melawan Persita Tangerang di Banten International Stadium, Sabtu (19/10).
"Jadi, terhadap keputusan ini dapat diajukan banding, ya. Sesuai dengan pasal nan ada. Jadi memang diberi ruang untuk banding," ujar Ferry Paulus dalam konvensi pers di Jakarta, Rabu (21/10). "Tetapi kami sebenarnya menganggap kurang pas untuk diberikan banding. Karena memang balasan nan ada sekarang ini, apalagi terhadap Persija," tambahnya.
Kronologi dan Detail Sanksi
Kericuhan nan terjadi di markas Persita Tangerang tersebut berakibat signifikan pada jalannya pertandingan. Akibat kejadian di tribun, kick-off babak kedua sempat tertunda selama kurang lebih 31 menit sebelum akhirnya situasi dapat dikendalikan.
Berdasarkan hasil sidang Komite Disiplin (Komdis) PSSI, Persija Jakarta dijatuhi hukuman berlapis nan mencakup larangan kehadiran suporter hingga denda finansial nan cukup besar.
| Larangan Suporter | Dilarang datang di laga tandang selama separuh musim (6 pertandingan). |
| Denda Keributan | Rp30.000.000 |
| Denda Atribut/Flare | Rp60.000.000 (3 kali petasan dan 1 flare) |
| Total Denda | Rp90.000.000 |
Ferry menegaskan bahwa balasan ini semestinya menjadi momentum pertimbangan bagi klub dan pedoman pendukungnya. Dengan total denda mencapai Rp90 juta dan kehilangan support langsung di enam laga tandang ke depan, Persija diharapkan dapat lebih memperketat pengawasan terhadap perilaku oknum suporter guna menghindari hukuman nan lebih berat di masa mendatang. (Ant/I-1)
Sanksi ini bertindak efektif sejak keputusan Komdis diterbitkan, nan berfaedah Persija bakal menjalani laga-laga tandang berikutnya tanpa support The Jakmania di stadion.
English (US) ·
Indonesian (ID) ·