loading...
Gurita. FOTO/ Science Alert
LONDON - Populasi gurita biasa (Octopus vulgaris) meningkat pesat, nan merupakan pertama kalinya perihal seperti ini terlihat dalam 75 tahun terakhir.
Tangkapan komersial gurita biasa pada tahun 2025 nyaris 65 kali lebih tinggi daripada rata-rata tahunan baru-baru ini. Sebuahlaporan barukini memberikan penjelasan mengenai kejadian ini: sejarahnya, penyebabnya, dan konsekuensinya.
Meskipun namanya demikian, gurita biasa sebenarnya tidak umum ditemukan di perairan Inggris. Sebaliknya, gurita ini lebih menyukai suasana nan lebih hangat di Eropa selatan, Mediterania, dan Afrika utara.
Namun, kadang-kadang, seperti pada tahun 1900, 1950, dan sekarang tahun 2025, jumlahnya meledak di lepas pantai barat daya Inggris, mengubah rantai makanan laut dan mengganggu industri perikanan lokal.
Gurita biasa menganut prinsip "hidup cepat, meninggal muda" dalam kehidupan. Meskipun dapat mencapai ukuran nan besar, mereka umumnya hanya hidup kurang dari dua tahun, dengan betina meninggal setelah telurnya menetas. Jantan juga meninggal setelah berkembang biak. Ini berfaedah populasi gurita sangat dipengaruhi oleh perubahan kondisi lingkungan.
Fenomena ledakan populasi gurita sebelumnya jarang terjadi di Inggris, tetapi bukti nan muncul dari pemantauan laut jangka panjang di bagian barat Selat Inggris menunjukkan bahwa episode-episode ini bertepatan dengan periode kehangatan nan tidak biasa di lautan dan atmosfer.
7 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·