Fenomena Aneh Muncul di Warteg Cs, Respons Anindya Bakrie Tak Terduga

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Tekanan ekonomi mulai dirasakan pelaku upaya mini di sektor makanan dan minuman. Salah satunya terlihat dari kondisi sejumlah warung kopi (Warkop), warung tegal (Warteg), hingga warung nasi padang nan mengaku mengalami penurunan omzet akibat perubahan perilaku masyarakat nan sekarang semakin irit.

Menanggapi perihal itu, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Novyan Bakrie memandang kejadian masyarakat nan semakin irit merupakan perihal nan wajar. Pasalnya, di tengah kondisi ekonomi saat ini efisiensi anggaran pengeluaran menjadi perihal nan sangat penting.

"Saya rasa jika misalnya nilai nan lebih murah, saya pun juga kadang-kadang pengennya nan lebih efisien lantaran memang era sekarang efisiensi itu sangat penting," ujar dia kepada wartawan di Jakarta, Jumat (12/6/2026).

Pedagang Warung Tegal (Warteg) memajang masakannya ditengah nilai plastik mengalami kenaikan di Jakarta, Selasa (5/5/2026). (CNBC Indonesia/Chandra Dwi Pranata)Pedagang Warung Tegal (Warteg) memajang masakannya ditengah nilai plastik mengalami kenaikan di Jakarta, Selasa (5/5/2026). (CNBC Indonesia/Chandra Dwi Pranata) Foto: (CNBC Indonesia/Chandra Dwi Pranata)

Dirinya bilang, pada dasarnya selama makanan unik Indonesia tersebut mempunyai rasa nan lezat dan bergizi, masyarakat tidak perlu memilih menu masakan nan mahal. Sebab, tidak semua makanan mahal punya cita rasa nan lezat.

"Makanan Indonesia juga gak perlu mahal nan krusial enak. Makanya beli nan murah, nan mahal belum tentu enak, nan murah lezat gitu, udah murah lezat lagi," pungkasnya.

(wur)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News