Jakarta, CNBC Indonesia - PT Pertamina (Persero) selaku Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melakukan percepatan transformasi upaya dan penyederhanaan struktur perusahaan. Ini dilakukan melalui program streamlining terhadap total 124 entitas usaha.
Mengutip instagram resmi BUMN @bumn_id, pada tahap pertama, sebanyak 27 entitas telah direstrukturisasi sebagai bagian dari langkah penataan portfolio upaya agar struktur Pertamina Group menjadi lebih ramping, efisien dan konsentrasi pada penguatan upaya inti daya nasional.
Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria, menggelar pertemuan berbareng Direksi Pertamina untuk membahas kemajuan program streamlining Pertamina Group, termasuk sasaran penyelesaian per kuartal serta beragam rumor nan memerlukan support izin dan koordinasi lintas pemangku kepentingan.
"Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya memastikan transformasi Pertamina melangkah terukur, tepat waktu, dan selaras dengan agenda penguatan ketahanan daya nasional," terang Dony, dikutip Jumat (12/6/2026).
Dalam pembahasan tersebut, Pertamina memaparkan sejumlah sasaran penyelesaian streamlining lanjutan nan mencakup proses likuidasi, divestasi, serta merger alias spin-off. Pertamina juga menjalankan koordinasi berbareng pemangku kepentingan terkait, antara lain SKK Migas, Ditjen Migas, BPKP, Jamdatun, dan pihak lainnya untuk mempercepat proses streamlining entitas usaha.
"BP BUMN berbareng Danantara terus mendorong percepatan streamlining BUMN agar penataan entitas upaya dapat memberikan akibat nyata terhadap efisiensi, tata kelola, dan daya saing perusahaan. Pertamina diharapkan dapat semakin konsentrasi dalam menjalankan perannya sebagai BUMN daya strategis nan mendukung ketahanan energi, pertumbuhan ekonomi, dan keberlanjutan pembangunan nasional," kutip instagram @bumn_id.
(pgr/pgr)
Addsource on Google
[Gambas:Video CNBC]
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·