Fakta-fakta Serangan Iran yang Hujani Israel dengan Rudal

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Fakta-fakta Serangan Iran nan Hujani Israel dengan Rudal Jejak roket terlihat di langit di atas kota pesisir Netanya, Israel, di tengah serangan rudal Iran nan kembali melanda pada 24 Juni 2025.(JACK GUEZ / AFP)

SERANGAN rudal Iran terhadap Israel telah memicu gelombang penutupan sementara wilayah udara di sejumlah kawasan Timur Tengah tersebut, dengan Irak dan Suriah membatasi operasi penerbangan serta Iran menutup sebagian wilayah udaranya di bagian barat di tengah meningkatnya ketegangan.

Pihak berkuasa menyatakan bahwa langkah-langkah tersebut diambil sebagai tindakan pencegahan menyusul meningkatnya kekhawatiran keamanan nan mengenai dengan serangan lintas pemisah terbaru.

Iran menutup wilayah udaranya di bagian barat menyusul serangan rudal nan dilancarkan ke arah Israel, demikian dilaporkan media pemerintah pada hari Minggu (7/6).

Berikut fakta-fakta serangan Iran ke Israel :

Majid Akhavan, ahli bicara Organisasi Penerbangan Sipil Nasional Iran mengatakan bahwa keputusan Iran untuk menutup ruang udara tersebut diambil berasas penilaian keamanan dan keselamatan, sembari menambahkan bahwa wilayah udara bakal tetap ditutup hingga pemberitahuan lebih lanjut, menurut IRNA.

Menyusul eskalasi tersebut, Irak dan Suriah juga mengumumkan pembatasan sementara di wilayah udara mereka. Otoritas Penerbangan Sipil Irak menyatakan bahwa wilayah udaranya bakal tetap ditutup selama 72 jam, sementara Suriah memerintahkan penangguhan operasi selama 12 jam, termasuk di Bandara Internasional Damaskus, hingga Senin (8/6) pagi.

  • Iran mengonfirmasi peluncuran rudal

Lembaga penyiaran negara Iran mengonfirmasi serangan rudal terhadap Israel, dengan menyatakan bahwa serangan tersebut merupakan respons atas tindakan Israel baru-baru ini di Lebanon. Pihak Iran memperingatkan bahwa serangan lanjutan dapat terjadi jika Israel terus melanjutkan operasinya.

  • Israel mencegat rudal di tengah meningkatnya ketegangan

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menyatakan telah mencegat semua rudal nan datang, meskipun mereka memperingatkan bahwa sistem pertahanannya “tidak sepenuhnya kedap.” Sirene bersuara di beragam wilayah, dengan laporan ledakan di bagian utara Israel. Belum ada korban jiwa alias kerusakan besar nan segera dikonfirmasi.

  • Tekanan regional meningkat setelah serangan di Beirut

Eskalasi ini terjadi setelah serangan Israel di pinggiran selatan Beirut, nan menewaskan dua orang dan melukai 20 orang, menurut Kementerian Kesehatan Lebanon. Iran telah memperingatkan bahwa serangan semacam itu dapat memicu bentrok nan lebih luas, meskipun upaya diplomatik nan melibatkan Pakistan dan AS terus berlanjut. (H-4)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia